PT.SolidGoldSemarang~Minyak menghentikan penurunan sebelum rilis data persediaan AS dan produksi minyak mentah pasca harga minyak turun di bawah level $ 30 per barel untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir.

Kontrak berjangka naik 1,3 % di New York, memangkas penurunan kemarin menjadi 3,1 %. Persediaan minyak AS turun 3,9 juta barel pada pekan lalu, menurut laporan industri yang didanai American Petroleum Institute. Persediaan minyak AS kemungkinan diperluas 2 juta barel, menurut survei Bloomberg sebelum laporan Administrasi Informasi Energi, Rabu.

Minyak mentah anjlok sebesar 18 % dalam tujuh sesi sebelumnya, penurunan terbesar sejak 2009 lalu seiring volatilitas di pasar China memicu kemerosotan dalam ekuitas global dan persediaan AS tetap berada di sekitar 100 juta barel di atas rata-rata 5 tahun. BP Plc berencana untuk mengurangi pekerjanya sebanyak 4.000 karyawan, Petroleo Brasileiro SA dan Malaysia Petroliam Nasional Bhd berencana akan memangkas outputnya. Peringatan bahwa hal itu akan menghadapi beberapa tahun yang sulit.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik 38 sen ke level $ 30,82 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 30,77 pada pukul 08:28 pagi waktu Hong Kong. Kontrak kemarin ditutup 97 sen lebih rendah ke level $ 30,44 setelah menyentuh level terendahnya sebesar $ 29,93. Total volume yang diperdagangkan adalah sekitar 29 % di atas rata-rata 100 hari. Harga minyak telah anjlok sebesar 30 % selama tahun lalu.

Brent untuk pengiriman Februari turun 69 sen atau 2,2 %, ke level $ 30,86 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange, Selasa. Minyak mentah acuan Eropa mengakhiri sesi dengan premi dari 42 sen dibandingkan minyak mentah WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg
baca Disclaimer