PT.SolidGoldSemarang~Minyak memangkas gain setelah naik ke level tertinggi dalam dua pekan terakhir karena investor mengkaji stok minyak AS terhadap tanda-tanda melambatnya pertumbuhan produksi minyak di AS.

Minyak berjangka turun sebesar 1 % di New York setelah mengalami kenaikan sebesar 3,6 % pada hari Rabu kemarin. Persediaan minyak mentah AS naik ke level tertinggi sejak Agustus 1982 silam, sementara output minyak AS naik setidaknya sejak Januari lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh statistik Departemen Energi. Sementara Arab Saudi dan sekutunya mulai menyerang sasaran pemberontak di Yaman, menurut duta besar Saudi di Washington.

Minyak masih tetap berada sebesar 9 % di bawah level tertingginya tahun ini pada bulan Februari lalu terkait tanda-tanda bahwa tangki penyimpanan minyak AS mendekati kapasitasnya ditengah meningkatnya produksi shale.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei mengalami penurunan sebesar 48 sen ke level $ 48,73 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 48,90 pukul 11:22 pagi di Sydney. Sementara kontrak WTI naik ke level $ 1,70 menjadi $ 49,21 pada hari Rabu kemarin, merupakan penutupan tertinggi sejak 9 Maret lalu. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 59 % di bawah RSI 100-hari. (vck)

Sumber: Bloomberg.
baca Disclaimer