PT.SolidGoldSemarang~ Harga minyak kembali memperdalam penurunannya untuk hari ketujuh ke level terendahnya dalam enam tahun terakhir jelang rilis data dari pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah meningkat ke rekor tertingginya di negara konsumen minyak terbesar di dunia tersebut.

Minyak berjangka turun sebanyak 2,4 persen di New York. Persediaan minyak mentah di AS kemungkinan meningkat 4,4 juta barel pada pekan yang berakhir pada jumat lalu menjadi 453.3 juta barel, menurut survey yang dilakukan oleh Bloomberg News sebelum rilis laporan dari Badan Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu pagi waktu setempat. Pekan lalu, persediaan minyak meningkat sebesar 10,5 juta barel, menurut American Petroleum Institute.

Stok minyak mentah AS terus meningkat, bahkan seiring perusahaan eksplorasi miinyak mengurangi laju produksinya ke level terendah sejak 2011 lalu, memperkuat spekulasi akan melimpahnya pasokan minyak global yang mendorong harga anjlok hampir sebesar 50 persen tahun lalu akan bertahan. Pedagang opsi meningkatkan spekulasi bearish setidaknya dalam lima tahun terakhir di tengah tanda-tanda meningkatnya pasokan dapat merenggangkan kapasitas penyimpanan AS.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April turun sebanyak $1,02 menjadi $42,44 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange kemarin dan berada di level $42,57 pukul 9:41 pagi waktu Sydney. Kontrak minyak WTI turun 42 sen menjadi $43,46 kemarin, penutupan terendah sejak Maret 2009 lalu. Volume perdagangan semua berjangka sebesar 76 persen di bawah moving average 100-hari. (izr)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer