PT.SolidGoldSemarang~ Minyak mencatatkan penurunan satu hari terbesar dalam dua bulan setelah persediaan minyak mentah AS menguat dalam kurun waktu 14 tahun terakhir.

Minyak berjangka New York turun 6,6% sehari setelah mencapai level tertinggi untuk tahun ini. Cadangan minyak AS naik 10.95 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 3 April lalu ke level tertinggi sejak 1930, menurut laporan pemerintah yang dirilis pada hari Rabu.

Minyak sedang berjuang untuk mempertahankan pemulihan di tengah spekulasi surplus pasokan, yang mendorong harga hampir 50% lebih rendah pada tahun 2014, akan bertahan. Arab Saudi meningkatkan produksi minyak pada bulan Maret ke level tertinggi dalam setidaknya 12 tahun terakhir, sedangkan Energy Information Administration (EIA) mengatakan pada hari Selasa kemarin bahwa harga minyak mentah bisa turun $ 15 per barel pada tahun depan jika sanksi-sanksi dicabut menyusul kesepakatan akhir nuklir dengan Iran.

WTI untuk pengiriman bulan Mei turun $ 3,56 ke level $ 50,42 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak pada Selasa kemarin ditutup di level $ 53,98, yang merupakan level tertinggi sejak 30 Desember tahun lalu. Volume semua berjangka adalah 37% di atas rata-rata 100-hari.

Sementara itu minyak Brent untuk pengiriman bulan Mei turun $ 3,55, atau 6%, ke level $ 55,55 per barel di ICE Futures Europe exchange. Minyak mentah acuan Eropa diperdagangkan lebih besar $ 5,13 dari WTI di ICE.(frk)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer