Hari libur merupakan hari yang dinanti-nanti para pekerja. Namun, tidak semua negara menerapkan kebijakan hari libur yang sama. Berikut jumlah hari libur di beberapa negara plus kebijakan cuti.

solid gold smg – Para pekerja di Uni Emirat Arab (UEA) tampaknya menjadi salah satu pekerja yang paling sengsara di dunia. Sebab, mereka memiliki hari kerja lebih banyak dari negara lain di seluruh dunia.
Menurut data global Worldwide Benefit and Employment Guidelines Mercer yang dikutip dari Emirates 247, Selasa 16 September 2014, mereka yang bekerja di UEA hanya mendapatkan sembilan hari libur, yang paling sedikit di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).
Data Mercer kali ini sedikit berbeda dari laporan sebelumnya. Menurut sebuah artikel sebelumnya, karyawan UEA di sektor pemerintahan mendapatkan 13 hari libur pada tahun 2014, sementara rekan-rekan mereka di sektor swasta menikmati sekitar 10 hari libur.
“Jumlah hari libur nasional mudah berubah sehingga data juga ikut berubah dari tahun ke tahun. Negara-negara sering memberikan hari libur untuk acara budaya atau agama tertentu. Dan beberapa menyerahkan hal itu kepada pemerintah lokal,” tambah juru bicara Mercer.
Selain hari libur nasional, pekerja di UEA juga mendapatkan cuti tahunan.
Untuk setiap tahun, karyawan berhak atas cuti tahunan tidak kurang dari dua hari untuk setiap bulan jika dia bekerja lebih dari enam bulan dan kurang dari satu tahun. Cuti bisa menjadi minimal 30 hari per tahun, jika mereka bekerja lebih dari satu tahun. Selain itu, karyawan juga berhak untuk cuti sakit.
Ada beberapa negara lain pada data Mercer di mana karyawan bekerja lebih keras jika hanya libur nasional yang diperhitungkan.
Mereka yang di Hongaria, Inggris dan Belanda memiliki satu hari kerja tambahan dibandingkan dengan rekan-rekan mereka UEA. Para pekerja di negara-negara tersebut memiliki paling sedikit hari libur (hanya 8 hari), sesuai data Mercer.
Karyawan di India dan Kolombia memiliki jumlah hari libur terbanyak di dunia (18 hari), sementara Meksiko memiliki sedikitnya 7 hari libur.
Di Eropa, Finlandia memiliki hari libur 15 hari, diikuti oleh Spanyol (14 hari) sedangkan Hungaria, Inggris dan Belanda, memiliki paling sedikit (8 hari).
Austria memiliki 12 hari libur sementara Swedia, Italia, Perancis dan Denmark 11 hari libur. Belgia, Luksemburg, Norwegia dan Portugal semuanya memiliki 10 hari libur.
Jerman biasanya memiliki sembilan hari libur tapi ini bervariasi antara negara bagian (Bundesländer). Sehingga pekerja di beberapa negara bagian mendapat hingga 13 hari libur, kata laporan itu.
Selain itu, ada beberapa variasi di mana beberapa hari libur dianggap bukan hari libur nasional. Misalnya, Norwegia dan Swedia tidak menghitung Natal dan Malam Tahun Baru sebagai hari libur meskipun hari-hari tersebut dianggap hari libur oleh perusahaan.
Di Eropa Tengah dan Timur, Turki memberikan jatah libur terbesar (14 hari) diikuti oleh Rusia (14 hari) dan Slovakia (13 hari). Republik Ceko dan Lithuania keduanya memiliki 12 hari libur diikuti oleh Kroasia (11 hari), Polandia dan Ukraina (10 hari) dan Serbia dan Rumania (9 hari).
Di Amerika Utara, Kanada menyediakan 11 hari libur tapi ini mungkin berbeda pada masing-masing provinsi. Pemerintah Amerika Serikat memberikan 10 hari libur federal, namun pengusaha swasta tidak diwajibkan untuk meliburkan karyawan mereka pada 10 hari tersebut.
Amerika Latin menjadi negara penyedia hari libur tertinggi dan terendah. Kolombia memiliki jumlah hari libur paling banyak (18 hari) sementara Meksiko terendah (7 hari). Argentina dan Chile memiliki 15 hari libur, sementara Brazil memiliki 12 hari libur.
Daerah Asia Pasifik, India (bersama dengan Kolombia) memiliki hari libur terbanyak di seluruh dunia (18 hari). Australia dan Selandia Baru memiliki hari libur yang lebih sedikit dari rata-rata di kawasan ini, 9 untuk Australia dan 11 untuk Selandia Baru.
Thailand dan Korea Selatan menawarkan 16 hari libur diikuti oleh Jepang (15 hari). Indonesia, Malaysia dan Filipina masing-masing memberikan 14 hari libur. Pakistan (13 hari) diikuti oleh Hong Kong dan Taiwan (masing-masing 12 hari).
Vietnam (10 hari) memiliki jumlah hari libur terendah di kawasan ini, di bawah China dan Singapura yang masing-masing memiliki 11 hari libur.
“Negara-negara yang ingin menarik investasi biasanya memberi potongan hari libur. Portugal, misalnya, telah mengambil langkah drastis menangguhkan empat dari 14 hari libur di negara itu dalam upaya untuk meningkatkan produktivitas dan sebagai pesan kepada investor,” jelas laporan tersebut.

baca Disclaimer