SGB LAMPUNG – Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan Kamis (02/06) dibuka turun, saat ini terpantau turun -293,90 poin atau -1,73 persen di 16662.83. Pelemahan indeks Nikkei tertekan penguatan mata uang Yen. Pagi ini mata uang Yen Jepang menguat terhadap dolar AS, diperdagangkan pada 109,33 pada 08:31 waktu HK / SIN, dibandingkan dengan tingkat di atas ¥ 111 pada hari Selasa. Penguatan yen umumnya negatif untuk saham Jepang.

Penguatan Yen terjadi setelah Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan penundaan kenaikan pajak konsumsi sampai 2019 karena pelemahan pertumbuhan dalam perekonomian.

Pada awal perdagangan, saham-saham eksportir merosot di tengah penguatan yen, yang menekan pendapatan luar negeri ketika dikonversi kembali ke dalam mata uang lokal. Saham Toyota turun 0,54 persen, saham Honda turun 2,78, saham Nissan turun 0,86 persen dan saham Sony turun 0,98 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -320 poin atau -1,89% pada 16,650, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,970.

Untuk perdagangan selanjutnya indeks Nikkei berpotensi melemah terbatas dengan penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,120-15,600, dan kisaran Resistance 17,161-17,635.

http://vibiznews.com/2016/06/02/indeks-nikkei-2-juni-dibuka-merosot-tergerus-penguatan-yen/