PT.SolidGoldSemarang~Dolar bergerak menurun seiring memburuknya data ekonomi yang telah mengantarkan kepada para investor mengkaji outlook terhadap pertemuan Federal Reserve di pekan lalu.

Pesanan barang-barang tahan lama anjlok di bulan Februari lalu, sehingga memperpanjang penurunan dolar setelah pekan lalu tergelincir tajam dalam kurun waktu lebih dari 3 tahun terakhir pasca Federal Open Market Committee memangkas proyeksi suku bunga, laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Dolar turun 0.4% ke level $1.0970 per euro pukul 5 sore ini waktu New York dan merosot 0.2% ke level 119.49 yen. Sementara euro menguat 0.2% ke level 131.08 yen.

Sementara itu, Indeks Spot Dolar Bloomberg tergelincir kurang dari 0.1% ke level 1,185.46 setelah pada pekan lalu mengalami penurunan 2.2% yang sekaligus penurunan mingguan tertajamnya sejak Oktober 2011 lalu. (bgs)

Sumber : Bloomberg
baca Disclaimer