SOLID GOLD BERJANGKA – Setiap perusahaan membutuhkan suatu perencanaan, baik dalam strategi bisnis maupun keuangan. Mengapa perencanaan begitu penting dalam sebuah perusahaan? Karena perencanaan berfungsi untuk menggerakkan usaha dan mengukur pencapaian.Selain sebagai fungsi tolak ukur pencapaian, perencanaan juga memiliki fungsi sebagai pemberi tugas. Dalam sebuah perusahaan perencanaan tidak hanya berfokus pada langkah pencapaian tujuan, visi misi perusahaan saja, melainkan dari berbagai perencanaan dan strategi yang muncul, dan menjadi faktor penting pendukung usaha. Salah satunya adalah perencanaan finansial.

Perencanaan keuangan merupakan strategi dan rumusan keuangan terhadap tujuan yang ingin dicapai, sehingga timbul langkah-langkah yang efisien dalam mengatur dana perusahaan. Tujuan dalam perusahaan tersebut dapat berupa perbaikan struktur modal, penambahan perlengkapan kantor, target perluasan tempat, sumbangan sosial dan masih banyak lagi.

Pengendalian keuangan berdasarkan proses penyesuaian dalam memperbaiki prestasi kerja. Perencanaan finansial mencakup laba, penjualan, dan aktiva yang didasarkan pada strategi pemasaran dan produksi. Perencanaan keuangan perusahaan merupakan proses dari:

– Menganilisis pendanaan, baik dalam pilihan investasi bagi perusahaan

– Memproyeksikan dan meramalkan konsekuensi untuk jangka panjang dari keputusan saat ini, sehinga tercipta relasi antara keputusan sekarang dan akan datang. Untuk menghindari hal yang tidak terduga

– Mengukur pencapaian selanjutnya terhadap tujuan rencana keuangan.

– Memilih alternatif mana yang akan digunakan

Proses tersebut dibutuhkan dalam perencanaan finansial perusahaan agar dapat mengatur keseimbangan aliran keluar masuknya dana perusahaan. Oleh karena itu, dalam hal pengendalian dana, manajemen keuangan harus sehat  dan seimbang agar tidak mengalami kerugian akibat kesalahan manajemen dana. Sebagaimana pengertiannya, manajemen keuangan merupakan kegiatan dalam perusahaan melalui perencanaan, pemeriksaan, pengelolaan, penganggaran, pengendalian, penyimpanan dan pencarian dana dengan biaya seefisien dan seefektif mungkin. Peran dan tugas seorang manajer keuangan perusahaan sangatlah penting, tugas tersebut antara lain:

– Bekerjasama dengan manajer lainnya tentang perencanaan umum agar dapat memantau dan menganilisis pembiayaan yang timbul dari kegiatan-kegiatan perusahaan

– Bekerjasama dengan manager lainnya agar dapat beroperasi seefisien mungkin.

– Fokus terhadap keputusan pembiayaan dan investasi, serta hal yang berkaitan dengan pembiayaan

– Mampu memilih investasi dan menghubungkannya dengan pasar keuangan, sehingga perusahaan dapat memperoleh tambahan dana dan surat berharga atau saham perusahaan dapat diperdagangkan.

Perencanaan finansialdalam hal penganggaran modal dan pengukuran potensi investasi aktiva perusahaan merupakan keputusan penting bagi seorang manajer keuangan. Dalam perusahaan, manajer keuangan terkadang tidak melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik sehinggatidak bisa mengelola dana perusahaan dengan efesien. Masalah yang timbul akibat kurangnya peran manager antara lain sulitnya menstabilkan keuangan karena pinjaman modal perusahaan belum lunas dan terus bertambah, bisa juga berupa pemborosan dana perusahaan, yakni banyaknya biaya yang dikeluarkan manajer untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.

Oleh karena itu tidak hanya proses perencanaanfinansialyang perlu diperhatikan prosedur penganggaran modal juga perlu dilakukan. Prosedur tersebut adalah:

– Membuat proposal kegiatan mencakup biaya yang diperlukan

– Analisa dan review dana dan kegiatan

– Menetapkan keputusan, apakah penganggaran biaya tersebut layak dan sesuai atau tidak

– Implementasi

– Respon atau umpan balik terhadap hasil implementasi

Perencanaan finansial dan prosedur penganggaran merupakan serangkaian proses yang harus dilakukan demi lancarnya operasi perusahaan. Perencanaan ini diperlukan karena perusahaan membutuhkan dana untuk operasional kegitannya. Selain itu perusahaan juga membutuhkan biaya untuk pembayaran deviden kepada pemegang saham dan pembiayaan lain baik itu berupa kewajiban maupun bentuk pengalihan dana perusahaan ke arah yang positif.