Solid Solid Gold Berjangka- Selayaknya membangun sebuah rumah, kita butuh membangunnya di dasar pondasi yang kuat. Jika tidak niscaya rumah tersebut akan roboh dalam waktu yang singkat. Demikian juga halnya didalam memimpin. Jika kita tidak memiliki pondasi yang kuat dan berakar dalam diri kita, hanya keinginan semata, maka dapat dipastikan hal tersebut tidak akan bertahan lama. Pondasi kepemimpinan adalah beberapa hal yang saling bersinergi yang menjadi dasar anda untuk menjadi seorang pemimpin.

Pencitraan

Pernah mendengar tentang pencitraan? Tentu saja pernah, dalam kepemimpinan pencitraan tersebut amatlah penting, sebab anda dikenal dari apa yang anda lakukan. Jika anda sering mengatakan bahwa anda adalah seorang pribadi yang baik, namun ternyata apa yang anda lakukan tidak sesuai dengan perkataan anda, maka apa yang akan menjadi penilaian orang? Perkataan anda yang menyebut anda baik ataukah kelakuan yang bertentangan tersebut? tentu orang akan menganggap anda jahat plus penipu. Mengapa? Karena apa yang anda katakan tidak sejalan dengan apa yang anda lakukan.

Tetapi dalam pengertian yang positif, seorang pemimpin yang baik harus paham betul apa itu kepemimpinan dan pondasi kepemimpinan seperti apa yang anda butuhkan. Menurut anda, apakah seorang tokoh Jokowi sedang melakukan pencitraan? Dia jelas membangun citra sebagai seorang gubernur yang sering mengunjungi warga. Tapi kita bisa melihat, pencitraan yang dia lakukan apakah sebuah pencitraan yang kosong ataukah pencitraan yang berisi. Sampai dengan saat ini mau tidak mau kita harus mengatakan bahwa pencitraan yang dia lakukan adalah pencitraan yang berisi. Sebab, hasil kerjanya dapat kita lihat dan nilai secara langsung. Ini adalah contoh orang yang memiliki pondasi yang kuat. Lalu apa yang harus dibenahi agar pondasi tersebut menjadi kuat?

Karakter

Karakter adalah faktor utama yang menjadi pondasi kepemimpinan. Tanpa adanya karakter yang kuat dalam diri anda, maka janji atau impian anda untuk menjadi seorang pemimpin yang baik hanyalah pepesan kosong. Ketika memimpin anda akan menemukan banyak sekali perkara dilematis, bahkan yang tidak masuk akal. Sebagai pemimpin, anda harus bisa memberikan jalan keluar terhadap segala permasalahan, sesulit apapun itu. Jika anda ragu-ragu, keraguan anda akan menenggelamkan seluruh biduk bisnis anda. Kharisma tidak bisa dipelajari, tapi karakter bisa dibentuk. Karena itu, sangat penting untuk menjadi seorang pemimpin yang berkarakter pemimpin. Karakter utama dari pemimpin adalah tegas, action, simpatik, luwes, jujur, bersemangat, dan beberapa hal lainnya.

Komunikasi

Kepemimpinan akan banyak membicarakan mengenai ide, jalan keluar, dan lain sebagainya. Kemampuan berkomunikasi harus dibangun dengan benar. Anda harus bisa membedakan lawan bicara anda. Berbicara rendah kepada orang yang cukup tinggi akan membuat anda dilecehkan. Berbicara tinggi kepada orang yang rendah akan membuat anda dianggap sombong. Karena itu, sesuaikan kapasitas anda dengan lawan bicara yang anda hadapi. Dengan sering dilatih, maka kemampuan komunikasi akan bertambah, dan pondasi kepemimpinan anda akan semakin kokoh

Keberanian

Ada sebuah peraturan di bidang pelayaran bahwa seorang kapten harus memastikan tidak ada lagi satu orang pun dikapal tersebut, ketika terjadi kecelakaan, barulah ia boleh ikut keluar. Bayangkan jika anda nahkoda dan di kapal ada 1000 orang penumpang yang bergantung kepada anda. Cukup beranikah anda menjadi yang paling terakhir keluar dari kapal? Apa sempat anda menghitung jumlah penumpang dulu satu per satu? Tentu tidak, pastinya anda akan tenggelam dengan kapal anda.

Seorang pemimpin yang memiliki pondasi kepemimpinan yang kuat tentunya memiliki keberanian. Ambil contoh, perusahaan anda diambang kebangkrutan, ada satu cara untuk menyelamatkan namun cara itu ditentang banyak orang, tapi anda yakin cara itu pasti berhasil. Cukup beranikah anda mengambil keputusan tidak populer, ketika memang tidak ada cara yang lain? -Solid Gold Berjangka.