PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Kecemasan Inggris mengambil voting untuk lepas dari zona Euro telah memicu shock ke pasar keuangan global dan mengganggu stabilitas politik Eropa dan memicu peralihan arus modal ke valuta safe haven seperti Yen dan Swiss Franc.

Nilai tukar Poundsterling dibuka gap menguat seiring dilanjutkannya kampanye referendum, namun momentum untuk tetap menjadi member EU kini memimpin polling.

Terpantau sejauh ini pairing GBPUSD diperdagangkan menguat 1.46% di level 1.4564, setelah meraih titik tertinggi intraday di 1.4611. GBPUSD dibuka di 1.4468, dibanding level penutupan Jumat pekan lalu di 1.4355.

Kampanye untuk voting Inggris EU dilanjutkan hari Minggu kemarin setelah 3 hari di suspend akibat kasus penembakan pejabat politik yang pro EU, namun kampanye dilanjutkan dengan nada yang saling menghormati antara kedua kubu. Hasil jajak pendapat menunjukkan kubu “Tetap di EU” masih meraih momentum. Menteri Keuangan George Osborne menyatakan dirinya berharap dengan kasus tragis yang menimpa Jo Cox, para pejabat dapat melakukan debat dengan saling menghormati agar tidak memecah-mecah negara Inggris.[SOLID GOLD BERJANGKA]

Nilai pounsterling menguat tajam pada perdagangan Senin ini. Hasil jajak pendapat terbaru yang mengindikasikan keunggulan kelompok pro bertahan di Uni Eropa memberi sentimen positif.

Di pekan lalu, suara yang menyerukan Inggris agar keluar dari Uni Eropa sangat kuat sehingga nilai pounsterling menurun tajam dan pasar aset berisiko terkoreksi tajam.

Namun hal itu tidak berlanjut pada awal pekan ini karena situasi berbalik arah dengan keunggulan suara pro Bertahan di Uni Eropa, melambungkan nilai pound. Sterling mengalami kenaikan 1,4 persen ke $1,4559, menempatkannya sebagai mata uang global yang menguat paling banyak terhadap dollar AS. Penguatan terbesar sejak 17 Maret lalu.

Kenaikan ini merupakan lanjutan penguatan 1,1 persen pada Jumat lalu, di mana pada akhir pekan lalu kampanye dari dua kubu dihentikan sementara karena kasus terbunuhnya anggota parlemen Jo Cox.

Pergerakan nilai tukar poundsterling di pasar spot forex sesi Asia Senin (20/6) kembali menunjukkan pergerakan positif setelah akhir pekan terangkat tinggi dan secara mingguan berhasil menunjukkan penguatan. Update terakhir tentang referendum Brexit pekan ini, dukungan terhadap Inggris tetap di Uni Eropa mendominasi opini publik setelah parlemen menghentikan kampanye dukungan terhadap Brexit.[SOLID GOLD BERJANGKA]

Penguatan pound juga mendapat tenaga dari survey harga perumahan di Inggris yang alami peningkatan menurut Rightmove. Dari survey tersebut indeks harga perumahan yang akan dijual pada bulan April meningkat dari periode sebelumnya.

Pergerakan kurs poundsterling di sesi Asia (04:00:35 GMT) bergerak kuat terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih tinggi pada 1.4473 di awal perdagangan (00.00 GMT), kurs pound naik 132 pips atau 1,4% dan nilai bergulir berada pada 1.4605.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, pair GBPUSD dapat naik ke kisaran 1.4668-1.4693. Namun jika tidak sampai kisaran tersebut maka pair dapat turun ke kisaran 1.4388. [SOLID GOLD BERJANGKA]

http://www.monexnews.com/forex/gbpusd-lanjutkan-penguatan-jumat.htm
http://vibiznews.com/2016/06/20/brexit-tidak-mendapat-dukungan-pounsterling-unjuk-kekuatan/