Solid Gold Berjangka- Tidak seperti di negara-negara maju di Barat, di mana asuransi menjadi kewajiban bagi seluruh warga negara, di Indonesia hampir sepertiga penduduk Indonesia tidak mempunyai asuransi yang bisa melindungi mereka dari kecelakaan, sakit, atau menjamin pendidikan demi masa depan anak. Hal ini karena investasi asuransi masih dianggap sebagai berupa keuangan mewah milik masyarakat kalangan menengah atas, selain itu premi yang terlalu tinggi dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya asuransi juga menjadi faktor asuransi tidak terlalu diminati masyarakat berpenghasilan rendah.

TetapiĀ  pada tahun 2016 nanti akan diluncurkan produk asuransi mikro, yaitu asuransi yang mengambil segmentasi pasar masyarakat golongan menengah ke bawah dengan penghasilan tidak lebih dari 2,5 juta rupiah perbulan. Peluncuran asuransi mikro ini akan menjadi tonggak baru industri asuransi di Indonesia, karena masyarakat berpenghasilan rendah pun perlu mendapat perlindungan, agar tidak semakin jatuh dalam kemiskinan, seandainya terjadi kecelakaan pada pencari nafkah, kegagalan panen, atau bencana lainnya.

Era baru investasi asuransi ini diramalkan mempunyai peluang yang baik, karena besarnya jumlah penduduk di Indonesia. Asuransi mikro akan memberikan prospek menguntungkan bagi asuransi nasional terutama untuk jenis asuransi kesehatan, asuransi rumah tinggal, dan asuransi jiwa. Dengan diluncurkannya asuransi mikro ini diharapkan jumlah pemegang polis asuransi di Indonesia akan semakin bertambah, terutama masyarakat berpenghasilan rendah. Produk asuransi ini diusahakan memiliki fitur administrasi yang tidak rumit, berharga murah, dan sistem pencairan dana yang cepat.

 

Asuransi mikro syariah dan asuransi mikro konvensional

Dengan mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam, beberapa asuransi pun sekarang menyediakan produk asuransi syariah, termasuk asuransi mikro syariah menyusul dunia perbankan yang telah terlebih dahulu meluncurkan produk perbankan syariah berdasarkan syariat Islam yang mengacu kepada Al-Quran dan sunnah. Pada intinya investasi asuransi syariah memiliki prinsip yang sama dengan asuransi konvensional, tetapi berbeda secara prinsip operasional.

Bila pada asuransi konvensional, pihak asuransi adalah penanggung bila terjadi beberapa hal yang telah disepakati dalam perjanjian kepada pihak tertanggung yaitu pemegang polis asuransi, prinsip operasional asuransi syariah adalah saling menanggung antar peserta asuransi. Beberapa hal yang telah disepakati dalam perjanjian itu misalnya kerugian, kehilangan, atau kerusakan.

 

Prospek asuransi mikro di Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa jumlah penduduk Indonesia yang terbesar ke-5 di seluruh dunia, merupakan lahan yang potensial bagi perkembangan industri asuransi. Ditambah lagi dengan peluncuran produk asuransi mikro yang bisa menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat tentu akan semakin menyuburkan investasi asuransi di Indonesia. Bahkan krisis ekonomi yang melanda Eropa tidak mampu menghambat laju industri asuransi di Indonesia, sementara di negara-negara lain justru menurun.

Hal ini disebabkan oleh semakin berkembangnya ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah dan semakin beragamnya peluang bisnis asuransi seperti, perkembangan pasar asuransi syariah dan pasar asuransi mikro. Faktor lain yang mendukung perkembangan investasi asuransi di Indonesia adalah semakin beragam, menarik, dan mudahnya produk asuransi yang ditawarkan kepada masyarakat.

Peningkatan jumlah penduduk dan semakin stabilnya kondisi ekonomi masyarakat juga merupakan prospek cerah bagi bisnis asuransi. Walaupun bisnis dan investasi asuransi berkembang pesat, tetapi sebenarnya masyarakat di tanah air masih memiliki kesadaran yang rendah akan pentingnya asuransi. Upaya untuk meningkatkan kesadaran berasuransi ini harus dilakukan dengan kerja sama antara semua pihak, termasuk pemerintah dan perusahaan-perusahaan asuransi. -Solid Gold Berjangka.