PT. Solid Gold Berjangka – Emas Berhasil Kembali ke Level US$1.500

PT. Solid Gold Berjangka Lampung – Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Kamis ( 26/12/2019 ) hingga pukul 14.53 WIB, harga emas di pasar spot bergerak menguat 0,24 % di level US$ 1.503,51 per troy ounce. Sementara itu, harga emas untuk kontrak Februari 2020 di bursa Comex juga bergerak menguat 0,25 % menjadi US$ 1.508,5 per troy ounce. Suluh mengatakan bahwa jika emas berhasil mempertahankan posisi tersebut, emas berpotensi untuk menguji level resisten kuat di US$ 1.514 per troy ounce, sedangkan level support emas berada di level psikologis US$ 1.500 per troy ounce.

Harga emas berhasil kembali bergerak di level US$ 1.500 per troy ounce, meskipun optimisme hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China telah mewarnai pasar yang seharusnya menjadi sentimen negatif bagi aset investasi aman, seperti emas. Analis PT Maxco Futures Suluh Adil Wicaksono mengatakan bahwa penguatan emas kali ini menjadi sebuah anomali di pasar. Pasalnya, emas bergerak menguat bersamaan dengan aset berisiko seperti saham yang juga tengah mengalami penguatan. Umumnya, kedua aset tersebut bergerak saling bertolak belakang.

“ Emas bertahan di atas level US$ 1.500 per troy ounce di sisa akhir tahun ini, meskipun pernyataan Amerika Serikat terkait kesepakatan perdagangan tahap pertama dengan China siap segera ditandatangani. Sentimen itu tidak membuat emas terkoreksi, ” ujar Suluh saat dihubungi Bisnis, Kamis ( 26/12/2019 ).

Padahal, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang juga membenarkan Amerika Serikat dan China akan segara mengadakan pertemuan resmi untuk menandatangani kesepakatan perdagangan tahap pertama. Sebagai informasi, emas yang bergerak mantap pada awal tahun dan sempat menyentuh level tertinggi sejak enam tahun terakhir telah terkoreksi pada kuartal terakhir tahun ini karena hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China yang telah mereda.
Sejak awal Oktober, emas meredam penguatannya hanya naik 1,6 % secara kuartalan dan kembali diperdagangkan di sekitar level US$ 1.400 per troy ounce. Kendati demikian, sepanjang tahun berjalan 2019, emas masih mencatatkan penguatan sebesar 17,2 %, tetap menjadi salah satu komoditas dengan penguatan terbaik untuk tahun ini.

Kepala Strategi Investasi State Street Global Advisors Boston Michael Arone mengatakan bahwa emas yang kembali ke level US$ 1.500 per troy ounce adalah berita besar untuk pasar di akhir tahun.

“ Bahkan pada perdagangan kali ini ketika volume transaksi lebih ringan karena libur natal dan tahun baru, emas juga tetap bergerak di level US$ 1.500 per troy ounce, ” ujar Michale seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis ( 26/12/2019 ).
PT. Solid Gold Berjangka

Sumber : market.bisnis