PT SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS: Pelemahan Dollar & Bursa Amerika Serikat Topang Spot Comex

PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Investor mengkhawatirkan tentang konfrontasi pada pertemuan tersebut setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan bahwa ia akan tetap pada pendiriannya yang keras mengenai perdagangan setelah mengenakan tarif pada impor baja dan aluminium dari Kanada, Meksiko dan Uni Eropa. pekan lalu.

“Ada kehati-hatian terkait dengan pertemuan G7 yang secara historis netral untuk pasar. Pertemuan G7 ini tidak sesuai dengan template terutama yang berkaitan dengan perdagangan,” kata Quincy Krosby, kepala strategi pasar di Prudential Financial. Solidgold

Kanada dan Meksiko telah melakukan pembalasan terhadap sejumlah ekspor AS dan Uni Eropa telah berjanji untuk melakukannya juga.

“Pertemuan European Central Bank dan The Federal Reserve akan sama-sama digelar pekan depan. Keduanya penting untuk arah pasar,” lanjut Krosby, seperti dikutip Reuters. Solidberjangka

The Fed diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga pada Rabu (13/6) waktu setempat, tetapi investor mencari petunjuk apakah bank sentral AS tersebut akan menaikkan suku keempat kalinya pada 2018.

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB di saat indeks dollar Amerika Serikat bergerak melemah. Solidgold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik US$1,6 atau 0,12 %, menjadi ditutup di US$1.303,00 per ounce.

Indeks dollar Amerika Serikat yang menggambarkan kekuatan mata uang greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya turun 0,29 % menjadi 93,365 pada saat penutupan perdagangan emas Kamis. PT Solidberjangka

Seperti diketahui, ketika dollar Amerika Serikat melemah, emas biasanya naik. Mengingat logam mulia yang dihargakan dalam dollar Amerika Serikat menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas berjangka mendapat dukungan tambahan dari obligasi pemerintah Amerika Serikat bertenor 10 tahun yang menjadi acuan yang imbal hasilnya turun menjadi 2,933 %.

Namun, indeks Dow Jones Industrial Average yang naik 0,38 % atau 95,02 poin di level 25.241,4, membatasi kenaikan emas karena investor tidak selalu mencari asset safe haven seperti emas,s eperti dikutip Antara, Jumat (8/6/2018). Meski indeks lainnya di bursa Amerika Serikat  melemah.

BURSA Amerika Serikat

Pergerakan indeks S&P 500 dan Nasdaq tergelincir ke zona merah pada perdagangan Kamis kemarin atau Jumat pagi WIB, saat saham teknologi menghentikan reli sementara investor beralih ke pertaruhan yang lebih aman mencermati ketegangan perdagangan global serta menantikan pertemuan bank sentral Amerika Serikat dan Eropa. PT Solidgold Berjangka

Indeks S&P 500 berakhir turun tipis 0,07 % atau 1,98 poin di 2.770,37 dan indeks Nasdaq Composite melemah 0,7 % atau 54,17 poin di level 7.635,07, setelah mampu memperbarui rekor level penutupan tertinggi tiga hari berturut-turut sebelumnya.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average berhasil ditutup menguat 0,38 % atau 95,02 poin di level 25.241,41.

“Nasdaq telah mengalami kinerja yang luar biasa pekan ini sehingga mungkin terjadi profit taking,” kata Bill Callahan, pakar strategi investasi di Schroders, New York.

Indeks teknologi pada S&P turun 1,1 %, didorong saham Microsoft Corp yang berakhir 1,6 % lebih rendah, dan saham Facebook Inc, yang turun 1,7 %. Adapun Dow Jones didorong lonjakan sebesar 4,4 % pada saham McDonald Corp.

Dilansir dari Reuters, harga obligasi Amerika Serikat naik pada Kamis, saat perselisihan perdagangan antara Amerika Serikat dan sejumlah mitra dagang utamanya menjadi fokus menjelang KTT G7 yang digelar di Charlevoix, Quebec.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Market Bisnis