PT SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Mencapai Puncak 2 Bulan Tertinggi

PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas bergerak naik terpicu ketegangan geopolitik Amerika Serikat-Korea Utara. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,280.00-$ 1,283.00, namun jika harga bergerak turun akan menembus kisaran Support $ 1,275.00-$ 1,273.00.

Harga emas menguat jelang sesi Eropa dengan sentimen masih seputar tensi memanas di Semenanjung Korea. Korea Utara (Korut) membalas pernyataan Presiden Trump dengan menyebut ancaman Trump yang akan menghadapi Korut dengan api dan kemarahan sebagai omong kosong.

Pukul 14.34 WIB, emas diperdagangkan di $1278.93 per troy ons, naik 2.05 poin dari penutupan semalam.

Hari ini Korut mengabaikan peringatan Amerika Serikat yang akan menyerang negara di Semenanjung Korea tersebut jika terus memprovokasi Amerika Serikat dengan ancaman serangan rudal. Korut menganggap pernyataan presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai omong kosong belaka sambil menyatakan sedang mempersiapkan serangan rudal ke kawasan Pasifik dekat Guam.

Kemajuan Korea Utara yang cepat dalam mengembangkan senjata nuklir dan rudal yang mampu mencapai daratan Amerika Serikat telah memicu ketegangan yang meletus menjadi perang kata-kata antara Washington dan Pyongyang minggu ini, membuat ketakutan investor global.

Korut yang mengatakan pihaknya merencanakan untuk menembakkan empat rudal jarak menengah melewati Jepang ke laut yang berjarak 30-40 km dari Guam.

Harga Emas mendekati puncak dua bulan pada akhir perdagangan Kamis dinihari tadi, terpicu ketegangan geopolitik setelah Korea Utara mempertimbangkan untuk menyerang wilayah Guam di Amerika Serikat dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membanggakan kekuatan persenjataan nuklir Amerika.

Harga emas spot LLG naik 1,31 % menjadi $ 1,276.80 per ons, sementara emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember naik di level $ 1279.30 per ons. Emas berjangka memiliki kinerja harian terbaik sejak 17 Mei, saat naik 1,8 %.

Ketegangan membayangi pasar global, membuat investor keluar dari pasar saham dan mencari aset safe haven seperti yen, franc Swiss, dan obligasi pemerintah, termasuk juga emas.

Emas mencapai titik terendah dua minggu pada hari Selasa setelah data pekerjaan Amerika Serikat masuk lebih baik dari perkiraan dan dolar berbalik positif, sementara investor menunggu angka inflasi Amerika Serikat akhir pekan ini untuk petunjuk lebih lanjut tentang laju kenaikan suku bunga.

Dolar yang kuat membuat harga emas dalam denominasi dollar melemah.Sementara kenaikan suku bunga meningkatkan biaya kesempatan untuk menahan emas yang tidak menghasilkan.

Dolar naik versus sekeranjang mata uang Rabu namun turun 1 % terhadap franc Swiss, tempat perlindungan tradisional.

Platinum naik 0,62 % menjadi $ 973 per ons, setelah mencapai level tertinggi sejak April di level $ 980.60 per ounce.

Perak naik 2,76 % menjadi $ 16,87 per ons, sementara paladium turun 0,89 % menjadi $ 889 per ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews