PT SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Merosot oleh Bangkitnya Dollar, Emas Antam Turun Rp5.000 per gram

PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Di dalam negeri, harga emas spot dalam rupiah turun ke Rp565.337 per gram-nya dibandingkan Rp569.400 pada perdagangan pasar sebelumnya. Sementara itu, harga emas ANTAM terpantau turun Rp5.000 ke level harga Rp632.000 per gramnya, dibandingkan harga pasar pada Rabu kemarin di Rp638.000.

Emas kembali melemah untuk hari kedua sejak penguatan terakhir Selasa lalu. Pelemahan harga kali ini disebabkan pernyataan pejabat Federal Reserve yang bernada hawkish di Berita Acara FOMC yang dirilis semalam.

Saat penulisan, harga emas diperdagangkan di $1307 per troy ons, menurun $5 dari hari kemarin atau $10 dari penguatan terakhir Selasa lalu.

Sebelumnya logam mulia mengalami penguatan harga selama 14 hari perdagangan yang didorong pelemahan dollar Amerika Serikat akibat ketidakyakinan pasar terhadap proyeksi kenaikan bunga Fed di tahun ini.

Namun kekhawatiran tersebut dimentahkan dengan pernyataan pejabat Fed di FOMC Minutes yang yakin pengeluaran belanja masyarakat dan kalangan bisnis akan lebih besar sebagai akibat kebijakan pengurangan pajak yang telah disahkan di Kongres Amerika Serikat.

Pengeluaran lebih besar ini diprediksi akan menaikkan inflasi di Amerika Serikat, satu syarat penentu kebijakan bunga yang selama ini menahan agresivitas Fed untuk menaikkan bunga kendati data pekerjaan Amerika Serikat semakin bagus sepanjang tahun 2017 lalu.

Harga emas merosot pada perdagangan hari Kamis kemarin(04/01), memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya dengan logam mulia tersebut turun dari level tertinggi lebih dari 3,5 bulannya karena dollar menguat oleh ekspektasi terhadap kenaikan lebih lanjut suku bunga Amerika Serikat.

Spot emas terlihat turun 0,3 % pada $1,307.74 per ounce pada Kamis siang WIB ini.

Emas telah mencapai level tertingginya sejak 15 September di $1,321.33 pada hari Rabu, namun turun karena dollar bangkit dari posisi terendah 3 bulannya. Emas turun lebih jauh setelah Federal Reserve merilis risalah rapat kebijakan Desember lalu yang meningkatkan ekspektasi akan lebih banyak kenaikan suku bunga Amerika Serikat.

Mengutip CNBC kemarin, reversal pada hari Rabu membuat spot emas membukukan kerugian harian yang pertama dalam hampir tiga minggu. Emas berjangka A juga. turun 0,6 % pada $1,310.60 per ounce.

Secara teknikal, potensi aksi ambil untung terlihat menekan emas setelah logam mulia tersebut rally $85 dari posisi terendah hampir 5 bulan di pertengahan Desember yang lalu.

Sementara itu, analis melihat bahwa spot emas dunia dalam reversal setelah non stop rally ke level 3 bulan tertingginya. Resistance terdekatnya terlihat ada di $1.1321 dan $1.1333. Sedangkan level support bila ditekan oleh penguatan dollar, ada di level $1.1286 dan berikutnya $1.1264.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews