PT SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Naik Terpicu Pelemahan Dollar Amerika Serikat dan Penundaan RUU Kesehatan Amerika Serikat

PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas berpotensi naik terpicu pelemahan dollar Amerika Serikat dan bursa Wall Street. Harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,252-$ 1,254, dan jika harga bergerak turun akan menembus kisaran Support $ 1,248-$ 1,246.

Harga emas naik pada hari akhir perdagangan Kamis dinihari tadi terpicu pelemahan dollar Amerika Serikat dan pasca tertundanya RUU kesehatan Amerika Serikat. meningkatkan keraguan tentang berjalannya kebijakan ekonomi Amerika Serikat.

Emas menguat ke level $1254 pada sesi perdagangan Eropa hari Rabu, karena dollar Amerika Serikat dan pasar saham global yang melemah, meningkatkan daya tarik terhadap logam mulia.

Dollar Amerika Serikat masih dalah tekanan sejak semalam setelah pemimpin senat mayoritas Amerika Serikat Mitch McConell menunda voting untuk UU kesehatan sampai berakhirnya masa reses senat 4 Juli, dengan harapan untuk mendapatkan lebih banyak dukungan dari senator Republik.

Para pelaku pasar saat ini mencemaskan bahwa pemerintaha Trump akan sulit untuk meloloskan kebijakan pengurangan pajak dan stimulus fiskal, tanpa meloloskan lebih dahulu UU kesehatan.

Dollar Amerika Serikat merosot ke level terendah sejak November karena yen Jepang menguat dan euro mencapai level tertinggi satu tahun ketika Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengisyaratkan bahwa stimulus dapat dipangkas tahun ini.

Melemahnya dollar membuat emas berdenominasi dollar lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya dan dapat meningkatkan permintaan.

Harga Emas spot LLG naik 0,22 % menjadi $ 1,249.69 per ons, sementara harga emas berjangka Amerika Serikat berakhir di $ 1,249.10, naik $ 2,2.

Harga emas telah ditekan dalam beberapa bulan terakhir karena pasar saham naik dan mencapai rekor tertinggi di Amerika Serikat dan Inggris, menawarkan hasil investasi yang lebih baik. Tapi risiko koreksi pasar saham yang lebih dalam berarti investor sekarang ingin mempertahankan emas mereka.

Investor saham juga diimbangi setelah Ketua Federal Reserve Amerika Serikat Janet Yellen mengatakan pada hari Selasa saham mungkin dinilai terlalu tinggi. Namun, komentar Draghi mengenai stimulus ECB menyebabkan investor menjual obligasi, mendorong imbal hasil yang lebih tinggi dan membatasi daya tarik emas yang tidak menghasilkan.

Di logam mulia lainnya, perak spot naik 0,78 persen menjadi $ 16,79 per ons. Platinum 0,30 % pada $ 919,25, dan paladium naik 0,05 % pada $ 857,90.

Pasar platina menuju tahun ketiga surplus global pada 2017 karena permintaan dari sektor otomotif dan perhiasan melemah, kata konsultan CPM Group dalam sebuah laporan. Ini juga mengatakan surplus diperkirakan terjadi di pasar paladium.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews