PT SOLID GOLD BERJANGKA – Emas Melonjak Terdukung Pelemahan Dollar Amerika; Spot Emas Beringsut Turun Setelah Gain 1 %

PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas selanjutnya berpotensi turun dengan profit taking investor setelah harga emas meningkat. Ekspektasi kenaikan suku bunga AS bulan Desember juga menjadi sentimen negatif. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,290-$ 1,288, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,294-$ 1,296.

Harga emas melonjak pada akhir perdagangan Kamis dinihari tadi terdukung pelemahan dollar Amerika Serikat yang terpicu lemahnya data ekonomi Amerika Serikat.

Harga emas spot LLG berakhir naik 0,91 % pada $ 1,291.91 per ons, sementara harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember naik 0,91 % lebih tinggi pada $ 1,293.40 per ons.

Dollar Amerika Serikat berlanjut melemah setelah data menunjukkan pesanan baru untuk barang modal utama buatan Amerika Serikat secara tak terduga turun pada bulan Oktober. Imbal hasil Amerika Serikat juga turun.

Pejabat Federal Reserve pada hari Rabu menunjukkan pandangan positif mengenai pertumbuhan ekonomi, namun lebih berhati-hati saat mengevaluasi kondisi pasar.

PT SOLIDGOLDBERJANGKA

Harga emas dunia beringsut turun pada Kamis siang WIB tadi, setelah mendapatkan gain hampir satu persen pada sesi sebelumnya karena data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah dan kekhawatiran para pembuat kebijakan Federal Reserve mengenai inflasi yang lebih rendah.

Spot emas turun sekitar 0,1 % pada $1.289,24 per ounce pada Kamis siang. Sedangkan, emas berjangka AS untuk Desember turun 0,1 % ke bawah di $1,290.70.

Banyak dari para pembuat kebijakan di Federal Reserve memperkirakan bahwa suku bunga harus dinaikkan dalam “jangka pendek,” demikian dalam risalah rapat kebijakan terakhir bank sentral Amerika Serikat yang dirilis pada hari Rabu. Namun, beberapa anggota menyatakan keprihatinan atas prospek inflasi dan menekankan bahwa mereka akan melihat data ekonomi yang akan datang sebelum menentukan waktu bagi kenaikan suku bunga di waktu yang berikutnya.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia masih terlihat tidak jauh dari arena konsolidasi pasar. Resistance terdekatnya terlihat ada di $1.296 dan $1.306. Sedangkan level support bila ditekan penguatan dollar, ada di level $1.1275 dan berikutnya $1.1269.

Di dalam negeri, harga emas spot dalam rupiah turun tipis ke Rp556.466 per gram-nya dibandingkan Rp557.151 pada perdagangan pasar sebelumnya. Sementara itu, harga emas ANTAM terpantau naik ke Rp626.000 per gramnya, dibandingkan harga pasar pada Rabu kemarin di Rp624.000.

PT SOLIDGOLD BERJANGKA

Ketua Fed New York Janet Yellen mengatakan tingkat suku bunga harus naik secara bertahap namun dia memperingatkan bahwa dia “sangat tidak pasti” bahwa inflasi akan segera pulih, menunjukkan pendekatan hati-hati untuk menaikkan tingkat suku bunga.

Emas telah diuntungkan dari perataan kurva imbal hasil A.S. Treasury yang telah mendukung yen Jepang dan mendorong dolar melemah, analis mengatakan.

Laju imbal hasil Amerika Serikat mencapai titik terendah dalam satu dekade pada hari Selasa karena ekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga, inflasi akan tetap rendah, dan pemerintah akan meningkatkan penerbitan utang yang jatuh tempo dalam jangka pendek dan menengah, sementara menunda kenaikan besar pada tanggal yang lebih lama.

Perak naik 1,19 % pada $ 17.142 per ons. Platinum 0,74 % lebih tinggi pada $ 940 per ons dan paladium naik 0,54 % pada $ 1,003.90 setelah menyentuh level tertingginya sejak 10 November.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews