PT SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Turun Menjelang Keputusan Suku Bunga The Fed Amerika Serikat

PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas selanjutnya berpotensi turun dengan menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat pada pertemuan The Fed bulan Juni ini. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1,264 – $ 1,262, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,268 – $ 1,270.

Harga emas melemah tipis ke level $1262 di sesi perdagangan Asia hari Selasa dengan perhatian pasar tertuju pada pertemuan Federal Reserve dan prospek permintan untuk logam mulia di tengah mereka sedang berjalan untuk menormalkan kebijakan moneter.

Semalam harga emas bergerak hampir tidak berubah, karena investor yang menuggu keputusan suku bunga Fed dan konfrensi pers dari ketua Fed Janet Yellen untuk mengukur apakah Federal Reserve akan masih di jalur pengetatan moneter atau tidak.

Federal Open Market Committe (FOMC) diperkirakan akan menaikan suku bunga dari 0.75 % -1 % menjadi 1 – 1.25 %, setelah berakhirnya pertemuan selama dua hari di hari Rabu.

Namun, investor juga menantikan pernyataan dari ketua Fed Janet Yellen, yang akan berikan konfrensi pers, setelah keputusan suku bunga.

Harga emas turun pada akhir perdagangan Selasa dinihari tadi menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve Amerika Serikat yang diharapkan dapat menghasilkan petunjuk mengenai waktu dan besarnya kenaikan suku bunga.

Harga emas spot LLG turun tipis 0,08 % stabil di $ 1,265.59 per ons, setelah turun 1 % pada hari Jumat dalam persentase penurunan satu hari terbesar sejak 18 Mei.

Harga emas berjangka Amerika Serikat turun 0,3 % menjadi $ 1,268.20.

Secara keseluruhan, pasar logam mulia sedang menunggu hasil pertemuan the Fed. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi, seperti yang diperkirakan oleh pasar, dapat meningkatkan dollar Amerika Serikat, membuat harga komoditas di dalam dollar Amerika Serikat menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara itu, permintaan spekulatif yang kuat membuat paladium mendekati level tertinggi 16-tahun pada hari Senin, meskipun fundamental lemah segera diperkirakan akan menurunkan harga logam yang digunakan untuk membuat katalis otomatis untuk mobil berbahan bakar bensin.

Palladium naik 0,1 % menjadi $ 891,50 per ons setelah naik di atas $ 910 pada hari Jumat, tertinggi sejak 2001.

Namun analis mengatakan penurunan penjualan mobil di Tiongkok dan Amerika Serikat menunjukkan melemahnya permintaan paladium.

Total permintaan paladium diperkirakan lebih dari 10 juta ons tahun ini.

Sementara itu, perak berada di level terendah satu minggu di $ 16,96 per ons, turun 1 %, sementara Platinum naik 1 % pada $ 943.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews