Forex Amerika : Selama 5 Hari Berturut Dollar Amerika Serikat Terpukul – PT Solid Gold

PT Solid Gold Lampung – Indeks dollar yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama melemah 0,18 % pada 96,77 dan sempat turun ke posisi 96,61. Demikian juga dengan indeks dollar berjangka sedang bergerak turun 0,11 % ke posisi 96,44. Ini merupakan hari kelima berturut dollar bergerak lemah.

Terhadap Euro, dolar melemah menjadi $ 1,1197 yang turun 0,19 % dari penutupan hari Jumat $ 1,1176. Terhadap Pound Sterling, dolar bergeser ke $ 1,3104 dari $ 1,3080. Mata uang Inggris menguat di tengah meredanya kekhawatiran Brexit menyusul pernyataan baru-baru ini dari Ketua Komisi Eropa Ursula Von der Leyen yang mengisyaratkan perpanjangan periode transisi untuk mencapai kesepakatan perdagangan baru dengan Uni Eropa.

Dollar Amerika Serikat kembali melemah terhadap sebagian besar mata uang utama di tengah harapan kesepakatan dagang Amerika Serikat – China pada akhir sesi Amerika awal pekan Selasa ( 31/12 ) yang memperpanjang posisi buruknya beberapa hari terakhir. Indeks tidak mampu bangkit di tengah harapan kesepakatan perdagangan Amerika Serikat – Cina segera ditandatangani dan pada optimisme ekonomi China setelah bank sentral negara itu mengumumkan langkah yang akan mengurangi biaya pinjaman.

Ketua baru UE mengatakan bahwa Inggris harus mempertimbangkan kembali kerangka waktu 11 bulan yang tersedia untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan dengan UE setelah Brexit. Yen Jepang menguat menjadi 108,84 per dolar, naik lebih dari 0,5 % dari penutupan sebelumnya di 109,45 yen per dollar. Kemudian juga dollar turun 0,14 % terhadap loonie Canada di 1,3061 dan turun 0,2 % terhadap Aussie di 0,6995.

Terhadap franc Swiss, dolar turun hampir 0,6 %, dengan pasangan USDCHF di 0,9694. Data dari KOF Swiss Economic Institute menunjukkan bahwa prospek ekonomi Swiss akan cerah pada awal tahun depan, namun tetap lemah. Indeksnya naik menjadi 96,4 dari 92,6 pada November, yang direvisi dari 93.

Terdapat rilis data ekonomi Amerika yang minor pengaruhi pasar forex semalam seperti laporan yang dirilis oleh National Association of Realtors mengatakan indeks penjualan rumah yang tertunda melonjak 1,2 % menjadi 108,5 pada November setelah jatuh dengan revisi 1,3 % pada Oktober.

Sementara itu, sebuah laporan yang dirilis oleh MNI Indicators mengatakan aktivitas bisnis di wilayah Chicago terus berkontraksi di bulan Desember. Namun, laju kontraksi melambat dari bulan sebelumnya. Indeknya naik menjadi 48,9 pada Desember dari 46,3 tetapi menunjukkan kontraksi dalam kegiatan bisnis regional.
PT Solid Gold

Sumber : vibiznews