SOLID GOLD BERJANGKA –¬†Reksadana yang merupakan gabungan modal dari masyarakat yang ingin berinvestasi terdiri dari berbagai jenis. Namun bagaimana cara kita berinvestasi dengan jenis-jenis reksadana tersebut, tentu menjadi pertanyaan umum yang timbul dari masyarakat yang belum memahami jenis investasi ini. Mulai dari persiapan modal, persyaratan yang harus dipatuhi, dimana dan bagaimana kita membeli reksadana. Hal ini perlu diketahui agar masyarakat yang ingin menggunakannya sebagai perencanaan finansial mudah memahami dalam pengelolaannya.

Berdasarkan data Bapepam dan Lembaga Keuangan, ada 109 manajer investasi yang telah resmi terdaftar. Sekarang ini hanya sebagian manajer perusahaan investasi yang mau menerima pembelian langsung. Sebagian dari mereka memilih bank sebagai agen penjualan dalam memasarkan reksadananya, sehingga bank biasanya menetapkan harga yang cukup tinggi terhadap nilai minimal investasi. Reksadana yang berperan sebagai sarana investasi bagi masyarakat dengan modal kecil, sejatinya memberikan nilai setoran dengan harga yang terjangkau.

Sebagai awal perencanaan finansial, jika pemodal atau investor ingin membeli reksadana, sebelumnya memperhatikan proses dan langkah pembeliannya, yaitu:

  • Investor diwajibkan melengkapi formulir penjualan dengan identitas diri yang lengkap. Untuk pemodal pribadi menyerahkan fotocopy KTP, sedangkan untuk investor institusi menyerahkan bukti anggaran dasar.
  • Formulir tersebut diserahkan kepada agen penjualan atau ke langsung manajer investasi.
  • Setelah itu investor mendapatkan surat konfirmasi sebagai bukti kepemilikan rincian unit penyertaan reksadana. Namun ada juga manajer yang tidak mengirimkan surat konfirmasi, sebagai gantinya akan mengirimkan bukti perkembangan investasi berupa laporan bulanan yang berisi nilai aktiva bersih per unit reksadana.
  • Sebelum membeli reksadana, sebaiknya pemodal memperhatikan harga per unit dan biaya pembelian reksadana sehingga dapat mengatur perencanaan finansial dengan baik.
  • Dalam hal menyetor modal awal, investor bisa langsung datang ke kantor cabang atau melalui ATM ke rekening reksadana.

Nilai aktiva bersih atau NAB per unit bisa mengalami perubahan setiap hari. Jika pemodal telah mengembalikan formulir dan menyetor dana ke rekening reksadana, maka investor telah resmi menjadi pemilik unit reksadana yang dibeli sesuai harga NAB untuk hari itu. Untuk bursa Indonesia, hari bertransaksi mulai Senin-Jumat, kecuali libur Nasional.

Dalam membantu perencanaan finansial, investor sebaiknya memahami perhitungan biaya unit penyertaan reksadana. Biaya pembelian produk-produk reksadana biasanya tidak lebih dari 3%. Jika investor memiliki modal awal Rp. 5 juta dengan harga per unit Rp. 2000 ditambah dengan biaya pembelian 2%, perhitungannya harga per unit ditambah 2% menjadi Rp. 2.040 sehingga untuk modal Rp. 5 juta anda bisa mendapatkan 2.450,98 unit penyertaan reksadana.Jika di cermati sebenarnya investasi awal anda sekitar Rp. 4,9 juta dengan potongan biaya pembelian sekitar Rp. 100.000.

Tidak hanya harga dan biaya pembelian saja, investor juga perlu mempertimbangkan biaya lainnya seperti biaya penjualan kembalin dan biaya pengalihan. Dalam pembelian unit reksadana sebagai strategi perencanaan finansial, investor perlu mewaspadai jika ada agen penjualan atau manajer investasi yang meminta dana anda. Karena modal awal tersebut tidak diberikan ke agen melainkan langsung di setor ke rekening reksadana. Membeli unit penyertaan reksadana, dengan maksud sebagai perencanaan keuangan, merupakan langkah yang positif terutama jika jumlah modal anda cukup kecil.

Namun sebelum memulai investasi reksadana, sebaiknya memahami betul syarat dan ketentuan harga yang dibebankan kepada investor agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa diteruskan kepersoalan hukum. Selain itu, perlu memilih manajer investasi yang terpercaya dan memiliki izin resmi dari lembaga keuangan agar dana investasi kita terjamin keamanannya.