Saham AS sedikit berubah, dengan indeks Standard & Poor 500 melayang di level tertinggi empat bulan, sementara minyak mentah tergelincir untuk kali kelimanya dalam enam hari.

Indeks S & P 500 naik kurang dari 0,1% menjadi 2,101.59 pada 09:32 pagi di New York, setelah ditutup di atas level 2.100 kemarin untuk pertama kalinya sejak 1 Desember. Minyka WTI berjangka turun 2,4% setelah para pekerja Kuwait mengatakan mereka akan mengakhiri aksi mogoknya yang mengganggu output dalam produsen terbesar keempat OPEC selama tiga hari.

S & P 500 telah mencatat reli sebanyak 15% sejak meyentuh level rendah 22-bulan di Februari dan naik 2,8% untuk tahun ini hingga Selasa, didukung oleh pemulihan harga minyak, yang merupakan tanda-tanda stabilisasi ditengah perlambatan serta optimisme bank sentral China yang akan melanjutkan upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Indeks tersebut juga kurang dari 2% dari rekornya yang dicapai pada Mei lalu. Namun, kenaikan dalam ekuitas telah datang ditengah perkiraan laba akan tergelincir sejak krisis keuangan.

Analis memproyeksikan laba kuartal pertama menyusut 9,5% pada perusahaan S & P 500, dibandingkan dengan perkiraan untuk pertumbuhan pendapatan stagnan pada awal tahun ini. Mattel Inc, Qualcomm Inc dan American Express Co adalah antara 24 perusahaan merilis hasil keuangan hari ini. Dari 69 anggota indeks yang telah melaporkan, 84% telah melampaui perkiraan laba sementara 58% melebihi prediksi penjualan.

Sementara para otoritas dan investor mengkaji data untuk menilai kekuatan ekonomi AS dan outlook suku bunga, laporan pagi ini diproyeksikan untuk menunjukkan penjualan rumah naik pada Maret setelah turun di bulan sebelumnya.(yds)

Sumber: Bloomberg