Saham Asia jatuh untuk hari keenam terkait kecemasan atas kesehatan ekonomi global yang mengejutkan investor dan minyak mentah yang diperdagangkan di bawah $ 44 per barel. Saham Eropa berfluktuasi setelah perusahaan-perusahaan termasuk Siemens AG dan Societe Generale SA melaporkan pendapatan mereka.

Indeks acuan Australia mengalami penurunan terbesar dalam sebulan karena penurunan terburuk dari BHP Billiton Ltd sejak 2008 di Sydney. Indonesia merosot ke level terendahnya dua bulan setelah data menunjukkan bahwa GDP tumbuh kurang dari perkiraan ekonom. Rubel Rusia turun lebih dari 2 persen pada sesi perdagangan pertama minggu ini setelah minyak anjlok sekitar 5 persen dalam dua hari terakhir. Indeks yang mengukur kekuatan dolar naik, memperpanjang kenaikan Selasa dari level terlemahnya dalam hampir setahun, setelah para pejabat The Fed meberikan tanda kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Juni.

Indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang turun 1,1 persen, penurunan terbesarnya dalam sebulan. Indeks saham di Singapura, Sydney dan Taipei turun lebih dari 1 persen.(mrv)

Sumber: Bloomberg