PT.SolidGoldSemarang~Saham Asia menuju penurunan mingguan keempat seiring investor menimbang dampak devaluasi China dan waktu kenaikan suku bunga AS.

Indeks MSCI Asia Pacific turun kurang dari 0,1 persen ke level 138,35 pada pukul 09:08 pagi waktu Tokyo, menuju penurunan 1,9 persen minggu ini. Pasar global, tersentak ketika Cina tiba-tiba mendevaluasi mata uangnya, lebih tenang kemarin setelah Bank Rakyat China mengatakan mendukung kuat, stabilnya yuan. Penjualan ritel AS menambah tanda-tanda bahwa negara ekonomi terbesar di dunia ini sedang menguat, dan meningkatkan harapan Federal Reserve mungkin akan menaikkan suku bulan depan.

Indeks Topix Jepang turun 0,2 persen. Indeks Australia S & P / ASX 200 naik kurang dari 0,1 persen. Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,3 persen.

Pasar di Hong Kong dan China belum memulai perdagangan. Indeks Shanghai Composite naik 1,8 persen kemarin, sementara baik indeks Hang Seng China Enterprises dari perusahaan daratan di Hong Kong dan Indeks Hang Seng naik 0,4 persen.

Shanghai Composite turun 23 persen dari puncaknya pada Juni di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi nasional yang semakin dalam. Data bulan ini menunjukkan harga produsen turun di bulan Juli ke level terendah sejak 2009 dan pengiriman luar negeri turun lebih dari yang diharapkan. Produksi industri dan penjualan ritel juga melesat dari perkiraan bulan lalu, menurut laporan hari Rabu kemarin.

Yuan yang diperdagangkan diluar China naik 0,1 persen ke level 6,4597 per dolar pada awal perdagangan hari Jumat, setelah rally 0,9 persen pada sesi sebelumnya.

Kontrak berjangka pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,1 persen. Indeks pokok ini tergelincir 0,1 persen pada hari Kamis.(sdm)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer