Saham Asia meningkat, dipimpin oleh lonjakan terbesar saham Hong Kong sejak September lalu, dan biaya mengunci biaya pinjaman China selama satu tahun jatuh tajam dalam 17 bulan terakhir pasca pemangkasan suku bunga tak terduga oleh bank sentral China (PBOC).

Indeks Hang Seng melonjak sebesar 1,7 persen pukul 09:40 di Hong Kong, memimpin penguatan pada indeks MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang sebesar 1,2 persen. Pasar Jepang ditutup untuk liburan. Indeks Standard & Poor 500 Index berjangka stagnan pasca indeks naik untuk rekor baru teringginya pada jumat kemarin. Won Korea dan dolar Australia menguat setidaknya 0,2 persen terhadap dolar AS.

Bank Rakyat China (PBOC) menurunkan tingkat suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2012 lalu pasca penutupan perdagangan lokal pada jumat kemarin, mengirimkan saham Cina di New York meningkat tajam dalam setahun terakhir. Langkah itu diambil seiring Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mendukung janji stimulus dan tiga pekan pasca Bank of Japan secara tak terduga meningkat target dasar moneternya. Data layanan AS yang dirilis hari ini, sebelum update pada pertumbuhan kuartal ketiga besok. Survei Ifo institute Jerman dijadwalkan dirilis hari ini. (izr)

baca Disclaimer