PT Solid Gold Berjangka Semarang –  Saham Asia jatuh, mengupas keuntungan pasca kemarin catat kenaikan tertingginya dalam dua tahun terakhir, karena investor menunggu data ekonomi China dan menimbang pendapatan perusahaan AS.

Indeks MSCI Asia Pacific turun sebesar 0,1 persen ke level 136,49 pukul 10:06 pagi di Tokyo pasca melonjak sebesar 2,2 persen kemarin untuk kenaikan terbesar sejak September 2012 lalu. Harga untuk indeks tertunda pagi ini akibat masalah teknis, menurut MSCI Inc. Pekonomian terbesar di Asia akan mempublikasikan laporan produk domestik bruto (PDB) hari ini, produksi industri dan penjualan ritel. Indeks Standard & Poor 500 berjangka turun sebesar 0,1 persen setelah indeks menyelesaikan rebound selama tiga hari terakhir dari aksi jual pekan lalu.

Indeks Topix Jepang turun sebesar 0,4 persen pasca melonjak sebesar 4 persen kemarin, terbesar sejak Juni 2013 lalu, setelah sebuah laporan dari GPIF yang akan akan meningkatkan kepemilikan saham domestik senilai $1.2 triliun.

Indeks Kospi Korea Selatan kehilangan 1 persen. Indeks Australia S&P/ASX 200 menguat sebesar 0,1 persen, sedangkan Indeks NZX 50 Selandia Baru melonjak sebesar 0,7 persen. Pasar finansial di China dan Hong Kong belum dibuka ketika berita ini diturunkan.

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer