SOLID BERJANGKA – Emas Dunia Selasa Naik Perlahan Dengan Dollar Flat, Emas Antam Turun ke Rp 681.000 per gram

SOLID BERJANGKA LAMPUNGMeskipun pasar emas telah mengumpulkan cukup banyak momentum teknis pekan lalu, menembus resistant di tengah fluktuasi pasar saham, beberapa analis menyebutkan pergerakannya masih kurang jelas.

Sementara itu, analis melihat bahwa spot emas dunia secara umum masuk dalam rentang konsolidasi baru dalam 8 hari terakhir, setelah dalam konsolidasi lebih rendah selama dua bulan dan sebelumnya lagi dalam downtrend dari awal April, sedangkan dollar tampak agak terdukung pelemahan mata uang pound. Harga emas, kalau terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $ 1.232,83 dan level $ 1.234,77. Sedangkan, bila tertekan, akan menuju level support di $ 1.180,32 dan $ 1.159,79.

Harga emas Comex menguat pada perdagangan pagi ini. Berdasarkan data Bloomberg, harga emas Comex kontrak Desember 2018 dibuka rebound dengan penguatan 0,04 % atau 0,50 poin di level US$1.225,10 per troy ounce.

Penguatan harga emas pada pukul 07.10 WIB terpantau menipis jadi 0,02 % atau 0,30 poin di level US$1.224,90 per troy ounce.

Sepanjang pagi ini, harga emas bergerak pada kisaran US$1.225,60-US$1.225,10 per troy ounce.

SOLID BERJANGKA

Adapun pada perdagangan Senin kemarin, harga emas Comex kontrak Desember ditutup melemah 0,33 % atau 4,1 poin ke level US $ 1.224,60 per troy ounce.

Di dalam negeri, harga dari emas ANTAM terpantau turun Rp3.000 ke level harga Rp 681.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Senin kemarin di Rp 684.000.

Harga emas dunia terpantau beringsut menguat perlahan pada perdagangan Selasa menjelang siang tadi WIB, di tengah dollar yang flat saja di pasar uang Asia reli dan kegagalan logam mulia untuk menembus level resistant.

Spot emas naik 0,2 % ke level $.223,27 per ounce, setelah sempat mencapai level puncak 2,5 bulannya minggu lalu di $1.233,26 per ounce. Emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun pada $1,228.70 per ounce.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi dan siang hari WIB ini flat di level 96,02 dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,02 juga.

Dollar di pasar global semalam sempat menguat terhadap sekeranjang mata uang utama, menghambat laju permintaan emas, yang dihargai dalam mata uang Amerika Serikat, sementara Wall Street gagal memanfaatkan kenaikan di pasar saham Eropa dan Asia.
SOLID BERJANGKA

Sumber : Vibiznews