SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Naik Pasca Rilis Risalah Pertemuan The Fed

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas berpotensi naik dengan munculnya keraguan kenaikan suku bunga setelah pejabat The Fed terbagi dalam persetujuan kenaikan suku bunga Amerika Serikat. Harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,227-$ 1,229, dan jika harga bergerak turun akan menembus kisaran Support $ 1,223-$ 1,221.

Harga Emas naik setelah risalah dari pertemuan Federal Reserve Juni menunjukkan pejabat Fed siap untuk mengurangi neraca kepemilikan obligasi senilai $ 4,5 miliar untuk mendorong ekonomi selama dan setelah krisis keuangan.

-Harga emas yang menguat pada perdagangan Asia, Rabu kemarin, berbalik melemah di sesi Eropa dan menjelang sesi Amerika menyusul naiknya yield US Treasury. Kenaikan yield mengindikasikan aksi investor melepas aset safe haven dan beralih ke aset berisiko.

Indeks dolar naik 0,3 % seiring fokus investor beralih ke rilis notulen rapat FOMC Kamis dini hari.

Sebelumnya situasi yang kembali panas di Semenanjung Korea mengangkat harga emas di awal sesi Asia. Situasi kembali menghangat dipicu ujicoba terbaru rudal Korea Utara (Korut), Selasa kemarin. Kemampuan rudal itu diyakini mengalami kemajuan karena jarak tempuhnya yang semakin jauh dan merupakan rudal antar benua (ICBM).

Saat penulisan, harga emas ditransaksikan di $1222.31 per troy ons, turun 1.12 poin.

Harga emas spot LLG naik 0,15 % menjadi 1.225,41 setelah awalnya turun 0,21 % setelah pengumuman tersebut.

Harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Agustus berakhir di $ 1,221.70, naik $ 2,50.

Dolar Amerika Serikat yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain dan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi menaikkan biaya kesempatan menahan emas yang tidak menghasilkan. Kenaikan suku bunga sementara itu menyebabkan imbal hasil obligasi lebih tinggi dan cenderung mendorong dollar.

Imbal hasil obligasi telah meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir karena beberapa bank sentral memberi sinyal bahwa mereka akan memperketat kebijakan moneter, sementara pejabat Federal Reserve tampak tidak terpengaruh oleh lemahnya data ekonomi dan inflasi rendah.

Itu menyebabkan harga emas turun lebih dari 3 persen dari level tertinggi di $ 1,258.81 pada 23 Juni.

Analis menyatakan jika risalah pertemuan the Fed mengkonfirmasi bahwa mereka berpegang pada pandangan mereka terhadap ekonomi dan proyeksi tingkat suku bunga yang lebih tinggi, ini tidak akan membantu pasar emas.

Investor juga melihat ke depan untuk data pekerjaan pada hari Jumat yang dapat mempengaruhi laju kenaikan suku bunga.

Di logam mulia lainnya, perak turun 0,25 persen pada $ 16,03 per ons, diperdagangkan jauh di bawah tingkat psikologis penting $ 16 untuk pertama kalinya sejak Januari. Platinum turun 0,04 % pada $ 909,60 per ons dan paladium turun 1,25 % pada $ 840,85.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews