SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Naik Tertinggi 3 Bulan Terbantu Pelemahan Dollar Amerika Serikat

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas bergerak positif jika pelemahan Dollar Amerika Serikat berlanjut. Namun perlu diwaspadai aksi profit taking. Harga emas diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,314-$ 1,316, namun jika harga turun akan bergerak dalam kisaran Support $ 1,310-$ 1,308.

Harga emas melemah pada perdagangan hari kedua tahun 2018, sekaligus menghentikan penguatan dalam 14 hari perdagangan terakhir. Dollar Amerika Serikat yang pulih dan aksi ambil untung menjadi sebab pelemahan.

Saat penulisan, emas diperdagangkan di $1312.33 per troy ons, turun hampir $5, sementara indeks dollar diperdagangkan di 91.94 atau naik 0.08 %.

Sebelumnya dollar sebagai mata uang denominasi emas mengalami pelemahan sejak keputusan Federal Reserve menaikkan bunga di Desember lalu. Juga pengesahan RUU Pajak yang mengurangi pajak perusahaan dan individu di Amerika Serikat tidak menolong dollar.

Pasar meragukan apakah Fed akan memberikan ekspektasi kenaikan suku bunga tahun depan sebanyak yang diprediksi yaitu tiga kali karena kenaikan inflasi masih terlalu rendah sebagai pertimbangan kenaikan bunga yang lebih agresif.

Harga Emas mencapai level tertingginya sejak akhir September pada akhir perdagagan Rabu dinihari tadi, memperpanjang reli akhir tahun yang dimana emas naik 4,4 % dalam tiga minggu terakhir 2017, terbantu mundurnya Dollar Amerika Serikat yang mendorong harga di atas $ 1.310 per ons.

Dollar yang melemah, yang mencatat penurunan tahunan terbesar sejak 2003 tahun lalu, membantu mengangkat emas lebih dari 13 % pada 2017. Logam tersebut melonjak $ 55 per ons dalam tiga minggu terakhir tahun ini saja.

Harga emas spot LLG naik 0,76 % pada $ 1,312.36 per ons, sedangkan harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Februari naik 0,39 % pada $ 1,314.40 per ons.

Kelemahan dollar lebih lanjut bisa mendukung emas dalam waktu dekat. Mata uang A.S. tergelincir ke level terendah empat bulan terhadap euro pada hari Selasa karena optimisme mengenai gambaran ekonomi yang cerah di zona Eropa.

Emas mendapat keuntungan dari kekuatan teknis setelah ditutup di atas rata-rata pergerakan 200 hari dan 100 hari selama dua minggu terakhir dan menembus resistance psikologis utama di $ 1.300 pada hari Jumat, kata analis dan pedagang.

Indeks kekuatan relatif 14 hari Spot emas (RSI) menyentuh level 72,54 pada hari Selasa, tertinggi sejak September 2017. RSI di atas 70 mengindikasikan komoditas mengalami overbought.

Di antara logam mulia lainnya, perak spot naik 1,25 % pada 17.158.

Platinum spot naik 1,77 % lebih tinggi pada $ 942,10. Palladium mencapai $ 1.091,50, naik 2,88 %, melebihi level sebelumnya di $ 1.077 pada bulan Januari 2001. Ini adalah logam yang menonjol di antara logam mulia utama tahun lalu, meningkat 56 % untuk mencapai serangkaian tertinggi multi tahun.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews