SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Terganjal Penguatan Dollar Amerika Serikat

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas berpotensi lemah jika penguatan dollar Amerika Serikat berlanjut. Namun jika data Non Farm Payrolls Amerika Serikat September terealisir menurun, akan menekan dollar Amerika Serikat dan menguatkan emas. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,266-$ 1,264, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,270-$ 1,272.

Harga emas naik ke level $1276 pada sesi Asia hari Rabu dengan pasar di China , Taiwan, dan Korea Selatan ditutup untuk hari libur dan sikap hati-hati investor menjelang pidato dari ketua Federal Reserve tengah malam nanti.

Saat ini harga emas mendapatkan dukungan dari permintaan fisik dari India seiring musim festival di negara tersebut meningkatkan permintaan untuk logam mulia.

Semalam, harga emas akhiri penurunannya akhir-akhir ini setelah yield Treasury memangkas penguatannya yang memberikan tekanan terhadap dolar unruk melemah dari level tertinggi enam bulan yang memberikan sentimen positif untuk logam mulia.

Harga emas saat ini bergerak dalam rentang sempit $7 untuk bergerak di atas level terendah tujuh pekan di tengah pelemahan dolar serta investor yang menantikan petunjuk dari data ekonomi penting Amerika Serikat dan pidato ketua Fed Janet Yellen tengah malam nanti.

Yellen akan berpidato di Community Banking in the 21st Century Confrence pada hari Rabu di tengah spekulasi atas kekhawatiran atas posisinya sebagai ketua Fed. Gubernur Fed Jerome Powell dan mantan Gubernur Fed Kevin Warsh dilaporkan menjadi kandidat terkuat untuk menjadi penerus Janet Yellen.

Harga Emas turun pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi tertekan penguatan dollar Amerika Serikat yang terangkat penguatan data ekonomi Amerika Serikat dan harapan suku bunga Amerika Serikat akan segera naik.

Harga emas spot LLG turun 0,51 % pada $ 1,267.76 per ons pada pukul 2:30 malam. ET.

Harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember turun $ 3,60 di $ 1,273.20.

Indeks dollar Amerika Serikat menguat setelah data menunjukkan defisit perdagangan Amerika Serikat menyempit pada bulan Agustus karena ekspor barang dan jasa naik ke level tertinggi 2,5 tahun, sementara klaim pengangguran turun lebih dari yang diperkirakan.

Ekspektasi pengetatan moneter juga didukung oleh Presiden Federal Reserve Bank Patrick Harker, yang mengatakan bahwa dia masih mencari-cari kenaikan satu lagi tahun ini dan tiga tahun depan.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya meningkatkan dolar dan imbal hasil obligasi, menambahkan tekanan pada emas dalam mata uang dollar.

Investor menunggu petunjuk lebih lanjut pada Jumat dari data non-farm payroll Amerika Serikat, dengan investor memperkirakan akan terjadi perlambatan dalam pekerjaan baru karena gangguan dari dua badai besar di bulan September.

Emas telah maju sekitar 6 % sejak menyentuh $ 1.357,54 per ons pada awal September, tertinggi di lebih dari satu tahun.

Di logam mulia lainnya, perak naik 0,06 % menjadi $ 16,592 per ons.

Palladium menambahkan 1,92 % menjadi $ 939,70 setelah bergerak minggu lalu ke premium di atas platinum, yang turun 0,3 % menjadi $ 913,10.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews