SOLID GOLD BERJANGKA – Penyebab Gangguan Obsesif Kompulsif

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – OCD adalah nama lain dari gangguan obsesif kompulsif di mana kepanjangan dari Obsessive Compulsive Disorder. Gangguan ini merupakan salah satu masalah psikologis yang bisa menjadikan seseorang terlalu berpikiran obsesif dan bahkan berperilaku kompulsif. Penyakit psikologis ini berjangka panjang seperti halnya penyakit diabetes serta tekanan darah tinggi.

Ketika seseorang mulai dipenuhi ketakutan dan pikiran-pikiran tak masuk akal yang termasuk dalam golongan obsesi, maka inilah yang menjadi tanda kelainan COD. Setelah dari munculnya ketakutan dan pikiran tak berdasar, maka muncul kemudian perilaku kompulsi atau repetitif. Karena penderita OCD ini kebanyakan enggan untuk memeriksakan diri ke dokter, jadi belum dan sulit diketahui jumlahnya hingga saat ini.

Gangguan yang kita sebut dengan OCD ini adalah masalah psikologis yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Untuk dapat mengatasinya, tentu mengenal setiap kemungkinan penyebab adalah hal yang penting.

Kekurangan Serotonin – Tubuh manusia membutuhkan serotonin karena merupakan sebuah kimia otak yang bila mengalami penurunan kadar akan menjadi penyebab gangguan obsesif kompulsif. Ketika seseorang memiliki gangguan psikologis ini dan minum obat peningkat serotonin biasanya gejala gangguan psikologis lebih sedikit ketimbang mereka yang tak minum obat.

Biologi – Ada pula kemungkinan bahwa penyebab OCD yang dialami seseorang adalah efek dari berubahnya kimia alami tubuh atau fungsi otak. Ada potensi terjadinya OCD pada seseorang adalah adanya kaitan dengan komponen genetik, hanya saja gen-gen yang dicurigai tersebut belumlah teridentifikasi.

Lingkungan – OCD bisa saja dialami seseorang karena adanya pengaruh lingkungan. Munculnya gangguan psikologis ini dapat berasal dari perilaku yang berkaitan dengan kebiasaan yang tanpa sadari kita kerap lihat dan pelajari dalam waktu panjang dan terus-menerus.

Ketidaknormalan Otak – Beberapa penderita OCD pernah menunjukkan ketidaknormalan pada otak dalam sebuah hasil penelitian pemetaan otak. Dan dalam kasus ini, serotonin yang kurang seimbang sangat berpengaruh karena serotonin merupakan zat yang bertugas utama sebagai penghantar yang dimanfaatkan otak supaya antar sel bisa berkomunikasi.

Faktor Risiko

Bila kita sudah melihat sejumlah potensi penyebab dari gangguan penyakit psikologis OCD, maka perlu juga untuk menyimak adanya beberapa faktor yang menjadi peningkat risiko gangguan tersebut dialami seseorang

Pernah Mengalami Stres. Risiko terkena OCD akan makin besar ketika kita memberikan reaksi terlalu berlebihan pada rasa stres yang datang. Ada berbagai alasan mengapa reaksi ini bisa terjadi dan hal tersebut bisa merupakan karakteristik dari gangguan emosi obsesif-kompulsif.

Riwayat Keluarga. Ketika ada salah seorang atau beberapa anggota keluarga yang pernah mengalami atau menderita OCD, maka risiko gangguan pada diri kita pun akan meningkat.

Kepribadian Orang Tersebut. Seseorang dengan sifat teliti, rapi, dan juga memiliki rasa kedisiplinan tinggi pada umumnya mempunyai potensi jauh lebih tinggi untuk menderita gangguan psikologis seperti OCD ini.

Trauma. Jangan sepelekan trauma karena ketika seseorang mengalami trauma atau suatu peristiwa penting di dalam kehidupannya, seperti dibully atau bahkan pasca bersalin, maka akan dengan mudah menaikkan risiko OCD di dalam dirinya.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews