PT SOLID GOLDBERJANGKA LAMPUNG – Harga minyak mentah turun di awal perdagangan Asia pada Selasa (21/06) setelah dua hari rally kuat yang dipicu oleh kekhawatiran Inggris akan meninggalkan Uni Eropa setelah referendum pekan ini, memungkinkan pelaku pasar untuk fokus kembali pada masalah kelebihan pasokan.

Situs pengekspor minyak terbesar dan OPEC kelas berat menghasilkan 10.262.000 barel per hari pada bulan April, dibandingkan dengan 10.224.000 barel per hari bulan sebelumnya, data menunjukkan.

Berpotensi menambah pasokan, Iran telah meningkatkan kapasitas ekspor minyak mentah di terminal utama pada Pulau Kharg untuk memungkinkan delapan kapal tanker untuk memuat secara bersamaan, kantor berita kementerian minyak Shana melaporkan pada hari Senin.

SOLID GOLD BERJANGKA

Dengan pengembangan infrastruktur selama dua tahun terakhir delapan kapal tanker bisa bersandar di pelabuhan timur terminal, dengan satu kapal dapat memuat kargo kapal-ke-kapal pada waktu yang sama.

Harga minyak mentah berjangka AS kontrak Juli yang berakhir sebagai bulan depan ini turun 18 sen ke $ 49,19 per barel pada 0046 GMT. Kontrak Agustus lebih aktif diperdagangkan, yang menjadi kontrak baru bulan depan hari Rabu, turun 19 sen pada $ 49,77. Kontrak ditutup naik hampir 3 persen pada $ 49,96 pada hari Senin.

Harga minyak melanjutkan penguatan yang terjadi pada dua hari perdagangan sebelumnya. Kontrak berjangka minyak WTI merangkak naik ke arah $50 per barel seiring redanya kekhawatiran terjadinya Brexit. Hal ini menggairahkan kembali perdagangan saham dan komoditi.

Kontrak pengiriman minyak WTI untuk Agustus saat ini diperdagangkan di kisaran $48,78 dan $49,99 per barel sebelum ditutup di $49,91 per barel, naik $1,35 atau 2,78%.

SOLID GOLD BERJANGKA

“Di grafik harian, harga kembali ke atas 20 SMA, sementara indikator teknikal lebih tinggi dari garis tengahnya. Potensi naik, bagaimanapun, cukup terbatas di titik ini,” ujar Valeria Bednarik, chief analyst di FXStreet.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka kontrak bulan depan Agustus Brent turun 31 sen ke $ 50,34 per barel. Pada hari Senin naik $ 1,48, atau 3 persen, ke $ 50,65 per barel. Kontrak tersebut telah meningkat sekitar 7 persen sejak pemukiman Kamis, setelah jatuh 10 persen dalam enam sesi sebelumnya.

Dalam berita lain, ekspor minyak mentah Arab Saudi juga turun meskipun tingkat produksi yang tinggi. Eekspor minyak mentah Arab Saudi pada bulan April turun menjadi 7.444.000 barel per hari dari 7.541.000 barel per hari pada bulan Maret, data resmi menunjukkan Senin.

Harga minyak mentah berpotensi bergerak naik dengan potensi melemahnya dollar AS dan meredanya kekuatiran Brexit. Harga akan menembus kisaran Resistence $ 49,70- $ 50,20, dan jika harga turun akan menembus kisaran Support $ 48,70 – $ 48,20.
SOLID GOLD BERJANGKA

http://vibiznews.com/2016/06/21/harga-minyak-mentah-turun-terpicu-sentimen-peningkatan-produksi/
http://www.monexnews.com/commodity/penguatan-harga-minyak-mulai-terbatas.htm