SOLID GOLD BERJANGKA – Indeks Nikkei 30 Agustus Dibuka Lemah, Pelemahan Yen Bisa Dukung Kenaikan

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Selasa (30/08) dibuka lemah, saat ini terpantau turun -22,05 poin atau -0,13 % di 16715.44. Pelemahan indeks Nikkei terganjal data ekonomi yang lemah.

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang awal pekan Senin (29/08), indeks Nikkei ditutup naik 376,78 poin, atau 2,30 %, ke 16,737.49. Penguatan indeks Nikkei terbantu pelemahan Yen.

Keterangan dari pejabat AS Federal Reserve pada hari Jumat tentang kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini telah mendorong indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang, dari tingkat dekat 94,300 sebelum pertemuan di Jackson Hole sekitar 95,500 sesudahnya. Sekitar 02:35 HK / SIN, indeks dolar diperdagangkan di 95,558.

Sebelum pasar terbuka, data pemerintah Jepang menunjukkan belanja rumah tangga turun 0,5 % pada tahun, kurang dari perkiraan Reuters untuk penurunan 0,9 %.

Belanja rumah tangga Jepang turun kurang dari yang diharapkan pada bulan Juli. Tapi dengan ekonomi hampir tidak tumbuh dan inflasi meluncur lebih jauh dari target 2 % Bank of Japan, mayoritas ekonom memperkirakan bank untuk memperluas stimulus moneter lanjutan bulan depan, ketika melakukan kajian komprehensif dari efek program stimulus yang ada.

Pengeluaran rumah tangga turun 0,5 % pada Juli dari tahun sebelumnya, kurang dari perkiraan pasar median untuk penurunan 0,9 % dan jauh lebih kecil dari penurunan 2,3 % pada Juni, demikian data dari Kementerian Dalam Negeri menunjukkan Selasa (30/08). Hasil ini merupakan penurunan lima bulan berturut-turut.

Secara terpisah, penjualan ritel merosot 0,2 % pada Juli ke tahun, penurunan lebih sempit dari perkiraan pasar median untuk penurunan 0,9 %, menurut Reuters.

Penjualan ritel Jepang turun dengan margin terkecil dalam lima bulan pada bulan Juli, mengindikasikan kemungkinan bahwa konsumen mungkin menjadi kurang hati-hati tentang pengeluaran meskipun pertumbuhan upah yang lambat dan ketidakpastian ekonomi global.

Penjualan ritel turun tipis 0,2 % dari tahun sebelumnya, menurut data yang dirilis Selasa oleh kementerian ekonomi, Selasa (30/08). Pada bulanan, penjualan ritel meningkat 1,4 % setelah penyesuaian musiman. Hasil ini menunjukkan penurunan 5 bulan berturut-turut.

Beberapa analis, bagaimanapun, percaya kombinasi upah masih rendah dan pertumbuhan produksi kemungkinan akan membebani keputusan pengeluaran rumah tangga Jepang ke depan.

Namun terpantau pagi ini, setelah sempat Yen menguat di awal perdagangan, terpantau Yen melemah.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -10,00 poin atau -0,09 % pada 16,720, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,730.

Diperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Nikkei berpotensi naik jika pelemahan Yen terus berlanjut. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,225-15,749, dan kisaran Resistance 17,225-17,748.
SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG

Sumber : Vibiznews