PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Setelah berhasil menguat secara mingguan terhadap dollar AS, kurs yen Jepang kembali bergerak kuat setelah sempat diawal perdagangan sesi Asia Senin pagi (20/6) dibuka melemah dari perdagangan akhir pekan lalu. Pelemahan yen diawal perdagangan dipicu oleh pernyataan Menteri Keuangan Taro Aso akhir pekan lalu yang mengangkat permasalahan devaluasi yen karena tingginya sudah mata uang tersebut.

Taro Aso melihat kondisi tingginya yen pekan lalu merupakan penguatan secara sepihak oleh karena perburuan safe haven pasar keuangan global merespon kekhawatiran Inggris akan keluar dari Uni Eropa dalam referendum Brexit yang akan diselenggarakan pada pekan ini.

[SOLID GOLD BERJANGKA]

Namun meredanya kekhawatiran tersebut akhir pekan lalu pasca dihentikannya kampanye dukungan terhadap Brexit setelah salah seorang anggota parlemen Inggris terbunuh membuat pasar memburu euro dan pound sehingga dollar AS tertekan. Kondisi tersebut dimanfaatkan yen untuk mencuri kembali kekuatan dollar. Yen juga memperoleh tenaga dari data neraca perdagangan luar negeri yang lebih tinggi dari ekspektasi penurunan surplus.

Pergerakan kurs yen di sesi Asia (03:00:35 GMT) menguat terhadap dollar AS, USDJPY yang dibuka kuat pada 104.72 di awal perdagangan (00.00 GMT) turun 0,1% dan nilai pair bergulir berada pada 104,59.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan sesi malam masih berpotensi menguat, sehingga analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY selanjutnya lanjut turun ke kisaran 104.08-103,83. Namun jika terjadi koreksi, pair dapat naik kembali ke kisaran 105,40-106,02. [SOLID GOLD BERJANGKA]

http://vibiznews.com/2016/06/20/yen-sesi-asia-20-juni-terus-berusaha-kalahkan-dollar-as/