SOLID GOLD – Bursa Asia Pasifik Dibuka Menguat Didorong Pasar AS, Selandia Baru Perketat Syarat Kepemilikan Properti

SOLID GOLD LAMPUNG – Bursa saham Asia pagi ini dibuka menguat, indeks di pasar berjangka Jepang, Korea Selatan dan Hong Kong menguat setelah indeks S & P 500 AS ditutup pada tertinggi sepanjang waktu untuk kelima kalinya dalam enam hari. Yen melemah demikian juga dengan nilai tukar mata uang kiwi tenggelam 0,8 %. SoftBank Group Corp merosot 7,8 % di perdagangan New York setelah setuju untuk membayar $ 32 miliar untuk ARM Holdings Plc, nilai pengambilalihan terbesar yang pernah ada di seluruh Asia sampai ke Inggris.

Bank-bank sentral tetap fokus sebagai rencana Selandia Baru untuk mengekang spekulasi di pasar perumahan dengan mendorong peluang untuk pemotongan suku bunga, sementara seorang profesor yang telah bekerja sama dalam penelitian dengan Gubernur Haruhiko Kuroda mengatakan Bank of Japan tidak perlu untuk lebih meningkatkan stimulus moneter .

Bursa AS memasuki musim pelaporan hasil usaha perusahaan, bank-bank seperti Goldman Sachs Group Inc ingin mengikuti Bank of America Corp dan JPMorgan Chase & Co yang mengalahkan proyeksi kuartal kedua. Merger dan akuisisi dibayangi kecemasan kondisi geopolitik setelah upaya kudeta yang gagal di Turki.

Bank sentral Selandia Baru akan mensyaratkan para investor di pasar perumahan di seluruh negeri untuk memiliki deposit minimal 40 %, katanya dalam sebuah pernyataan hari Selasa di Wellington. Aturan baru, yang mengencangkan persyaratan yang ada selama ini dimana investor di Auckland memiliki setidaknya deposit 30 %, akan diperkenalkan pada tanggal 1 September, kata RBNZ. Langkah ini dapat membuka jalan bagi Gubernur Graeme Wheeler untuk memotong biaya pinjaman bulan depan untuk mengatasi lemahnya inflasi.

Setelah liburan hari Senin kemarin, kontrak pada Nikkei 225 Stock Average dibuka sekitar 0,9 persen lebih tinggi dari penutupan terakhir pasar Tokyo hari Jumat lalu. Kontrak pada indeks Kospi Korea Selatan naik 0,3 %, sedangkan pada indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,1 %. S & P / ASX 200 Index Australia terlihat naik kurang dari 0,1 %.

Dolar Aussie tergelincir 0,2 % menjadi 75,79 sen AS menjelang rilis menit dari Reserve Bank of Australia pertemuan terakhir. Yen kehilangan 0,1 % menjadi 106,31 per dolar setelah meluncur 1,2 % pada hari Senin.
SOLID GOLD LAMPUNG

SUmber : Vibiznews