SOLID GOLD – Bursa Saham Asia Pasifik Dibuka Melemah, Minyak Mentah Turun Mendekati Tiga Bulan Terendah

SOLID GOLD LAMPUNG – Bursa saham Jepang memipin pelemahan bursa saham Asia pada hari Selasa, terseret oleh penguatan yen pasca media lokal melaporkan indikasi bahwa paket stimulus pemerintah yang sangat dinantikan mungkin tidak akan memenuhi ekspektasi pasar.

Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok lebih dari 200 poin, atau sekitar 1.3 %, menuju kisaran 16,405.89.

Sementara itu, harian bisnis Nikkei melaporkan pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe sedang mempertimbangkan untuk menyuntikkan dana melalui pengeluaran fiskal langsung senilai 6 trilyun yen (56.7 milyar dollar) ke dalam perekonomian dalam beberapa tahun kedepan. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat estimasi awal, menurut Nikkei, dan mungkin akan diumumkan sesegera tanggal 2 Agustus.

Paket stimulus fiskal akan didanai melalui anggaran tambahan, rencana belanja tahun fiskal 2017 dan fasilitas pinjaman lainnya, menurut laporan Nikkei.

Meski demikian, stimulus tersebut mungkin akan mengecewakan pasar yang menantikan stimulus fiskal sebesar 10 hingga 20 trilyun yen.

S & P / NZX 50 Index Selandia Baru, turun 0,1 % pada 8:51 waktu Tokyo. Indeks S & P 500 turun tipis ke level 2,161.50 pagi dini hari tadi.

Di Jepang, kontrak pada Nikkei 225 Stock Average di Osaka, dibuka pada penawaran pra-pasar pagi ini di level 16.580, turun 0,2 persen dari penutupan hari Senin. Sedangkan di bursa berjangka Singapura Nikkei tergelincir 0,5 % menjadi 16.525. Di Chicago Mercantile Exchange, indeks Nikkei berjangka mundur 0,2 % menjadi 16.530 setelah jatuh 0,3 % pada sesi sebelumnya.

Kontrak pada indeks Kospi di Seoul turun 0,1 % di sebagian besar perdagangan terakhir karena kontrak indeks Hang Seng di Hong Kong dan China Enterprises indeks mundur setidaknya 0,6 %. S & P / Indeks ASX 200 berjangka di Sydney juga turun tipis.

Yen naik 0,2 % menjadi 105,59 per dolar, kembali dibawah 106 per dolar karena pasar sedang menantikan hasil pertemuan bank sentral baik di AS dan Jepang.

Harga minyak mentah AS turun mendekati level terendah tiga bulan, $ 43 per barel di tengah kekhawatiran produsen Amerika yang meningkatkan upaya pengeboran meskipun persediaan sudah berlimpah.

SOLID GOLD LAMPUNG

Sumber : Vibiznews, Monexnews