SOLID GOLD – Dollar AS Selasa Pagi Mengintip Jalur Rally

SOLID GOLD LAMPUNG – Setelah terpukul kalah melawan banyak rival-rivalnya perdagangan awal pekan, dollar AS berusaha rebound masuki perdagangan sesi Asia hari Selasa (6/9). Pagi ini terpantau dollar hanya melemah terhadap lawannya seperti poundsterling dan kurs komoditas sedangkan penguatan terjadi terhadap kurs swissfranc dan euro.

Liburnya bursa Amerika dan Canada awal pekan karena libur hari buruh membuat tidak adanya data fundamental yang mendukung laju dollar AS. Sehingga dollar masih bergerak oleh sentimen yang berasal dari fundamental rivalnya tersebut.

Poundsterling bertahan rally hingga akhir perdagangan hari Senin beberapa jam lalu (6/9) dan kurs komoditas juga rally oleh lonjakan harga minyak mentah yang meningkat cukup signifikan.

Untuk pergerakan hari ini dollar AS diperkirakan masih akan menerima sentimen negatif dari kuatnya fundamental rival-rival utamanya pada sesi Asia dan Eropa, dan pada sesi Amerika akan datang sentimen negatif dari data non manufacturing oleh ISM.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan bergerak menguat terbatas setelah awal perdagangan sesi Asia dibuka lebih tinggi pada posisi 95.77 dan pagi ini bergerak pada posisi 95.76. Perdagangan sebelumnya dollar melemah 0,1 %.

Program pelonggaran kuantitatif European Central Bank dilaporkan telah melampaui €1 trilyun pada pekan lalu, sejak diluncurkan 18 bulan sebelumnya. Namun sejauh ini inflasi di blok pengguna mata uang Euro masih bertengger di 0,2%, jauh di bawah target mendekati 2 % yang ditetapkan ECB.

Hingga pekan yang berakhir 2 September, ECB tercatat telah €1.001 milyar utang dengan menggunakan metode “kunci modal” untuk menentukan jumlah proporsional obligasi yang dibeli dari setiap negara. Sejak Maret 2015 sampai dengan akhir Agustus, ECB telah membeli €238 milyar Bunds Jerman, €189 milyar obligasi pemerintah Perancis dan €164 milyar obligasi Italia.

ECB dijadwalkan untuk menggelar pertemuan kebijakan pada hari Kamis mendatang, di tengah beragamnya harapan pasar. Beberapa analis memprediksi bank sentral Eropa akan memperpanjang program QE hingga setelah Maret 2017, sementara analis lainnya berharap ECB akan menunggu sampai akhir tahun sebelum bertindak untuk menilai dampak dari ‘Brexit.
SOLID GOLD LAMPUNG

Sumber : Vibiznews