SOLID GOLD – Harga Emas Naik Terdukung Pelemahan Dollar AS

SOLID GOLD LAMPUNG – Harga Emas Berjangka naik pada akhir perdagangan Selasa dinihari tadi di dukung oleh pelemahan dollar AS akibat suramnya harapan Federal Reserve AS yang akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Data ekonimi AS di hari Jumat menunjukkan penjualan ritel tidak terduga datar pada bulan Juli lalu, menandakan melemahnya dalam belanja konsumen.

Dollar AS turun 0,1 % terhadap semua mata uang, sementara saham Wall Street menguat jauh ke rekor tertinggi pada harapan untuk kebijakan moneter lanjutan pelonggaran di seluruh dunia.

Dollar AS yang lebih rendah membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga emas spot naik 0,26 % pada $ 1,339.22 per ons. Logam mulia ini bisa naik sebanyak 1,3 % setelah data pada hari Jumat, sebelum menyerahkan keuntungan.

Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,3 % pada $ 1,347.50.

Gubernur bank sentral dan pemerintah harus datang dengan kebijakan baru untuk menopang ekonomi mereka terhadap suku bunga yang masih rendah & mengancam untuk membuat resesi masa depan yang lebih dalam & lebih sulit untuk dihindari, kata Presiden Fed San Francisco yaitu John Williams.

Melihat posisi spekulatif & dana juga diperdagangkan di bursa, beberapa profit taking dapat dilihat, yang akan menjaga harga di kisaran saat ini di bawah $ 1.360, kata analis Commerzbank Daniel Briesemann.

Spekulan menempatkan posisi panjang bersih mereka di COMEX emas dan kontrak perak dalam satu minggu sampai 9 Agustus, data pemerintah AS menunjukkan di hari Jumat.

Perak naik 0,50 % pada $ 19,79 per ons. Sedangkan Platinum jatuh ke dekat tiga minggu terrendah $ 1,107.24 dan paladium naik 1,2 % pada $ 692,30.

Diperkirakan harga emas berpotensi melemah dengan penguatan bursa Wall Street yang berpotensi mendorong penaikan bursa global. Harga emas diperkirakan akan menembus kisaran Support $ 1,337-$ 1,335, dan jika harga naik akan menembus kisaran Resistance $ 1,341-$ 1,343.
SOLID GOLD LAMPUNG

Sumber : Vibiznews