SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Turun 1 % Terganjal Reboundnya Bursa Wall Street

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diperkirakan harga emas berpotensi lemah dengan reboundnya dollar Amerika Serikat dan bursa Wall Street. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,322-$ $ 1,320, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,326-$ 1,328.

Harga emas memangkas kenaikan setelah sempat mencapai level 1346.06 akibat dolar yang perlahan mulai menguat.

Status safe haven yang disandang oleh emas belum mampu mendongkrak kinerja logam mulia ini meski bursa saham global sedang dilanda aksi Jual. Indeks Dow Jones bahkan turun lebih dari 1.000 poin pada perdagangan Senin, dan masih mungkin berlanjut pada hari ini.

Bagusnya data tenaga kerja Amerika Serikat pada hari Jumat menguatkan ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan Maret. Emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil cenderung merespon negatif kenaikan suku bunga.

Pada pukul 19:52 WIB, emas diperdagangkan di kiisaran 1338.69.

Harga emas turun 1 % ke level terendah 2,5 minggu pada akhir perdagangan Rabu dinihari tadi, karena investor fokus pada ekspektasi untuk suku bunga Amerika Serikat yang lebih tinggi, juga karena pasar saham Amerika Serikat rebound.

SOLID GOLD BERJANGKA

Spot emas turun 1,02 % pada $ 1,324.22 per ons, menghapus kenaikan 0,5 sen sebelumnya, setelah sebelumnya turun ke $ 1,325.61, terendah sejak 18 Januari.

Harga Emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman April turun 7 dollar Amerika Serikat atau 0,5 % pada $ 1,329.50 per ons.

Kekuatan dalam indeks dollar Amerika Serikat membebani harga emas sebelumnya, ketika pasar saham dunia memperpanjang aksi jual mereka. Dolar Amerika Serikat kemudian menjadi datar. Dollar yang lebih kuat biasanya membuat harga komoditas berdenominasi dollar Amerika Serikat lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas melihat tidak ada dorongan safe haven dari pasar ekuitas yang jatuh minggu ini karena ekonomi Amerika Serikat masih terlihat menguat dan saham diperkirakan akan rebound, kata para pedagang.

Suku bunga yang lebih tinggi membuat emas menjadi investasi yang kurang menarik. The Fed memperkirakan kenaikan suku bunga tiga kali tahun ini, namun pasar melihat kenaikan bisa lebih daripada itu.

Investor emas, yang frustrasi karena posisi bullish mereka tidak melihat kenaikan, mungkin mengambil keuntungan, kata analis.

Perak spot turun 0,69 % menjadi $ 16,623 per ons. Platinum turun 0,05 % menjadi $ 989,10 per ons setelah mencapai titik terendah tiga minggu di $ 979,74. Palladium turun 2,07 % menjadi $ 1.008,72 per ons setelah menyentuh $ 999,22, terendah sejak 8 Desember.

SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews