SOLID GOLD – Fundamental Forex Akhir Pekan Yang Mixed

SOLID GOLD LAMPUNG – Mengakhiri perdagangan forex sesi Amerika dini hari tadi dollar AS berhasil keluar dari kurungan bearish selama 2 hari berturut oleh bangkitnya kembali harapan kenaikan Fed rate lanjutan tahun ini. Harapan pasar tersebut mendapat tenaga dari rilis data ekonomi yang melampaui perkiraan penurunan sehingga dikuatkan kembali fundamental dollar AS terhadap rival utamanya.

Dari awal perdagangan sebelumnya dollar AS mendapatkan tekanan berkelanjutan dari sentimen negatif yang membayanginya dari dua data yang diperkirakan membubuhkan tekanan. Setelah data tersebut dirilis pasar masih belum cepat merespon atas perbaikan data dan jelang penutupan pasar AS barulah memburu dollar AS.

Pagi ini terpantau pergerakan pasar forex sangat sempit kecuali untuk mata uang Australia dan New Zealand yang bergerak signifikan menanggapi sentimen kuat yang berpengaruh pada pergerakannya. Sepanjang sesi Asia, pergerakan forex masih akan konsolidasi menimbang tarik menarik sentimen penggerak dollar dan juga penggerak rival utamanya.

Untuk mata uang kawasan Eropa hari ini akan menerima sentimen negatif dari lemahnya data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini, yaitu data awal PDB Q2-2016. Data ini mengkhawatirkan pasar akan pergerakan ekonomi kawasan tersebut selanjutnya pasca Brexit. Sedangkan kurs aussie pagi ini mendapat suntikan lemah dari data ekonomi Tiongkok yang baru dirilis.

Fundamental penggerak harian dollar hari ini juga diperkirakan menunjukkan data yang mengecewakan, namun pasar masih berharap perbaikan data seperti yang diberitakan sebelumnya bagaimana data unemployment claims dan harga impor diperkirakan buruk namun justru terjadi sebaliknya.

Dollar AS Sesi Asia 12 Agustus Hanya Kuat Melawan Aussie Saja

Di tengah perdagangan forex sesi Asia akhir pekan (12/8) dollar AS bergerak negatif setelah sempat dibuka lebih tinggi oleh sikpa pasar yang memilih profit taking sebelum memutuskan posisi selanjutnya. Sepanjang hari ini pasar disajikan rilis data ekonomi yang hampir semuanya memberikan tekanan kepada dollar dan rival-rivalnya.

Data fundamental yang mempengaruhi pergerakan dollar terhadap rival-rivalnya sepanjang hari akan dirilis pada sesi Amerika diperkirakan negatif yaitu data retail sales AS dan data PPI, sedangkan yang positif akan datang dari data data sentimen konsumen survey UoM.

Terpantau pagi ini dollar hanya menguat terhadap mata uang aussie, dikarenakan data ekonomi yang mengecewakan dari Tiongkok. Pemerintah negara ekonomi terbesar kedua tersebut melaporkan data retail sales, produksi industri dan data aset investasi negeri tersebut menurun dariu periode sebelumnya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia bergerak lemah dengan trend konsolidasi setelah dibuka lebih tinggi pada posisi 95.92 dan bergulir pada posisi 95.91. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS menguat hingga 0,4 persen lebih.
SOLID GOLD LAMPUNG

Sumber : Vibiznews