SOLID GOLD – Fundamental Harian Dollar AS 28 Juli Mengkhawatirkan

SOLID GOLD LAMPUNG – Dollar AS merosot terhadap sebagian rival-rival utamanya pada hari Rabu pasca Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah, sembari menekankan jika pengetatan kebijakan akan berlangsung secara bertahap. Sehingga memicu beberapa keraguan tentang potensi kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun ini.

Nada hawkish yang terlihat di awal pernyataan kebijakan Fed sempat mendorong penguatan Greenback, namun lemahnya indikasi kenaikan suku bunga di bulan September mengembalikan mata uang AS di bawah tekanan.

Para trader tercatat telah menambah posisi bullish pada Dollar AS selama sebulan terakhir seiring data pekerjaan, penjualan ritel dan output industri mendukung prospek pertumbuhan. Yang memperkuat spekulasi bahwa penguatan ekonomi AS akan mendorong pembuat kebijakan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya di tahun ini. Fed masih menyisakan 3 pertemuan untuk tahun 2016, dengan pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 20-21 September mendatang.

Di tengah perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (28/7), kurs dollar AS kembali terpukul terhadap semua rival utamanya melanjutkan tekanan 3 hari berturut sebelum Fed umumkan kebijakan moneter bulan Juli. Dan setelah beberapa jam yang lalu Federal Reserve umumkan suku bunga tidak berubah dollar tertekan dan pagi ini semakin jatuh oleh ekspektasi BOJ tidak akan memberikan stimulus yang baru pada pertemuan mereka di hari Jumat.

Dollar AS sulit untuk rebound hari ini dikarenakan lemahnya sinyal kenaikan suku bunga selanjutnya pada tahun ini yang memperburuk fundamental mata uang utama global tersebut. Selain itu kekuatan fundamental dari rival-rivalnya juga menjadi sentimen negatif bagi dollar.

Sebagai katalis penggerak dollar hari ini, akan dirilis data ekonomi yang menunjukkan kinerja pasar tenaga kerja dalam sepekan terakhir dalam indikator unemployment claims. Data ini diperkirakan memberikan sentimen negatif dikarenakan data akan bertambah dari periode sebelumnya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia masih bergerak positif setelah dibuka lebih rendah pada posisi 96.75 dan bergulir pada posisi 96.58. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS anjlok hingga 0,7 %.
SOLID GOLD LAMPUNG

Sumber : Vibiznews