Rekomendasi Harga Emas 13 – 17 April 2020: Peluang Naik Terbuka Lebar – Solid Gold

Solid Gold Lampung – Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell mengatakan,” Kita sedang bergerak dengan kecepatan yang menakutkan ke kerendahan dalam 50 tahun dalam pengangguran. Meskipun temporer, semua kita terkena dampaknya. ” Menurut Washington Post, tindakan the Fed yang terbaru ini sudah lebih jauh dibandingkan dengan apa yang dilakukan bank sentral selama Great Depression. The Fed langsung membeli hutang dari perusahaan-perusahaan besar dan dari negara bagian, suatu tingkat bantuan yang belum pernah dicoba sebelumnya. Ada kekuatiran yang menyebar bahwa sebagian perusahaan dan rumah tangga akan bangkrut selama berlangsungnya pandemik karena mereka tidak akan bisa meminjam uang pada waktunya, namun the Fed telah mengambil langkah yang besar dan tidak terbatas untuk menjaga agar sebanyak mungkin kredit yang mengalir sebisa mungkin.

Harga emas sempat naik ke level tertinggi sejak tanggal 9 Maret di $ 1,742.90, sebagai akibat dari dikeluarkannya stimulus berikutnya oleh Federal Reserve Amerika Serikat pada hari Kamis tanggal 9 April yang lalu, sebelum akhirnya terkoreksi turun kembali ke $ 1,683. 36. The Fed mengumumkan akan memompa sekitar $ 2,3 triliun lagi untuk mendukung bisnis skala menengah dan kecil, kota – kota dan para pekerjan yang terkena dampak negatif dari wabah coronavirus.

Total kasus coronavirus di seluruh dunia sekarang sudah lebih dari 1.800.000 orang dengan jumlah korban yang meninggal sudah lebih dari 110.000 orang, dengan Amerika Serikat yang menderita terbanyak dimana jumlah kasus sudah lebih dari ½ juta orang dan korban yang meninggal sudah lebih dari 20.000 orang.

Jalan menuju puncak dalam hal wabah coronavirus di banyak negara masih jauh dan ketidak pastian masih akan terus berlangsung. Hal ini terus memberikan keuntungan bagi emas. Meskipun saham mengalami “ rally ”, namun banyaknya ketidakpastian mengenai kejatuhan ekonomi sebagai akibat dari wabah coronavirus ini membuat pasar emas terus menarik para investor baru.

Minggu lalu emas naik hampir 6 % selama seminggu dan pada minggu ini para analis melihat kenaikan lebih jauh diperkirakan akan terus berlanjut dengan ketidakpastian akan masih terus mendominasi dan menguntungkan harga emas. Harga emas spot telah mulai berkonsolidasi disekitar $ 1,650 per ons, namun latarbelakang makro ekonomi tetap kondusif untuk kenaikan harga selanjutnya.

Perbedaan yang tidak lazim antara harga emas spot dengan harga emas berjangka yang aktif di Comex akan terus berlanjut pada minggu ini karena pasar berurusan dengan krisis “ supply ”.

Dari 1.172 suara yang mengambil bagian dalam polling online Main Street, sebanyak 821 suara atau 70 % melihat emas akan naik pada minggu ini. Sebanyak 222 yang lainnya atau 19% berkata akan turun sementara 129 atau 11 % lainnya netral.

Sementara dari 15 orang professional pasar yang ikut ambil bagian dalam survey Wall Street, semuanya ( 100 % ) memperkirakan emas akan naik pada minggu ini. Pandangan yang 100% memperkirakan “ bullish” ini sesuai dengan data posisi dari para money manager yang dikompilasi oleh CFTC ( Commodity Futures Trading Commission ). Laporan terakhir dari CFTC untuk minggu yang berakhir pada tanggal 31 Maret menunjukkan para money manager secara kolektif memiliki 157.000 posisi “ bullish ” di dalam perdagangan emas berjangka dan hanya sedikit lebih dari 4000 posisi yang “ bearish ”

Kenaikan selanjutnya dari harga emas akan berhadapan dengan “ resistance ” terdekat di $ 1,690.33 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $ 1,703.60 dan kemudian $ 1,723.30. Sedangkan penurunanya akan berhadapan dengan “ support ” terdekat di $ 1,675.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $ 1,608.25 dan kemudian $ 1,598.15.
Solid Gold

Sumber : vibiznews