SOLID GOLD – Harga Emas Naik Terpicu Ketegangan Geopolitik

SOLID GOLD LAMPUNG – Diperkirakan harga emas berpotensi naik terpicu ketegangan geopolitik dengan peluncuran rudal balistik Korea Utara dan ketidaksepakatan perdagangan dan investasi Amerika Serikat-Eropa. Harga emas diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,225-$ 1,227, dan jika harga bergerak turun akan menembus kisaran Support $ 1,223-$ 1,221.

Perdagangan komoditas Amerika Serikat libur pada Selasa kemarin memperingati Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.

Harga Emas naik tipis pada hari Selasa kemarin, didukung oleh uji coba rudal balistik oleh Korea Utara dan pelemahan dollar Amerika Serikat, namun masih berada di dekat level terendah tujuh minggu yang terjadi di sesi sebelumnya.

Korea Utara meluncurkan uji coba rudal balistik dari wilayah baratnya ke laut di lepas pantai timur pada hari Selasa, kata militer Korea Selatan, menjelang pertemuan puncak para pemimpin dari Kelompok 20 negara di Jerman akhir pekan ini.

Harga emas spot LLG naik 0,2 % menjadi $ 1,223.08 per ons pada 0417 GMT. Pada hari Senin, turun 1,7 %, persentase penurunan satu hari terbesar sejak November, menyentuh level terendah $ 1.218,31 per ons, terlemah sejak 11 Mei.

Harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Agustus naik 0,3 % menjadi $ 1,222.30 per ons.

Potensi adanya ketidaksepakatan mengenai perdagangan, investasi, dan keamanan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para pemimpin Eropa lainnya juga memberikan beberapa dukungan geo-politik untuk emas, kata analis.

Trump membahas masalah seperti perubahan iklim, perdagangan dan migrasi dalam pertemuan dengan pemimpin Jerman dan Italia pada hari Senin, sebelum sebuah puncak ekonomi G20 tahun ini yang dapat mengekspos perbedaan kebijakan yang tajam.

Ekspektasi imbal hasil obligasi yang lebih tinggi juga membebani emas.

Imbal hasil obligasi Amerika Serikat naik pada hari Senin setelah data manufaktur Amerika Serikat mendorong ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi tahun ini karena bank sentral lainnya beralih ke kebijakan moneter yang lebih ketat.

Sementara itu, indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama tergelincir 0,1 % menjadi 96,108.

Di antara logam mulia lainnya, perak turun 0,1 % pada $ 16,10 setelah menyentuh titik terendah $ 16,01, terlemah sejak 9 Mei.

Platinum naik 0,5 % menjadi $ 906,20 setelah jatuh di bawah $ 900 untuk pertama kalinya sejak 10 Mei pada hari Senin. Paladium naik 1,5 % menjadi $ 855,73 per ons.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews