SOLID GOLD – Emas Minggu Lalu & Arah Kedepannya Si Emas Ini

SOLID GOLD LAMPUNG –Rally dari metal terhapus oleh keprihatinan akan perang dagang yang terus berlangsung yang membuat para investor berbalik dari komoditi.

Jika tarif diberlakukan pada bulan Juli sebagaimana yang diajukan, hal ini bisa memberikan pengaruh yang dalam terhadap kekuatan dollar Amerika Serikat yang akan membuat indeks dolar turun, yang akan bisa membuat emas bergerak naik dari kerendahan belakangan ini. Legalitas PT Solidgold Berjangka

Namun Ronald Leung, kepala dealer pada Lee Cheong Gold Dealers di Hong Kong mengatakan,”perang dagang sedang mempengaruhi emas saat ini, kecuali dollar Amerika Serikat melemah, jangan berharap emas akan bergerak terlalu tinggi”.

Emas dan perak naik mengakhiri minggu lalu didukung oleh melemahnya dollar Amerika Serikat. Baik emas dan perak membuat gerakan naik pada hari Jumat 22 Juni karena dollar Amerika Serikat mengalami kemunduran akibat aksi ambil untung, setelah berada pada posisi puncak selama 11 bulan. Visi Dan Misi Solidgold Berjangka

Metal kuning naik 0.10 %, diperdagangkan pada US $ 1,268.20 per ons, tetap berada dibawah batas US $ 1,300. Metal putih naik 0.35 %, diperdagangkan pada US$16.34 per ons, setelah jatuh ke level terendah sejak 2 Mei 2018.

Walaupun emas ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Jumat kemarin, metal berharga kuning ini mencatat harga yang lebih rendah minggu kedua berturut-turut. Sebelum mengalami penurunan pada minggu yang lalu, emas berjangka dibukan pada hari Senin di US$1281 per ons dan sempat diperdagangkan pada ketinggian US$1286. Namun, posisi terendah mingguan pada US $ 1263 yang menjadi perhatian yang terbesar.

SOLID GOLD

Mempertimbangkan emas dibuka sedikit diatas US$1,300 per ons pada permulaan tahun, dua minggu yang terakhir ini telah membuat emas diperdagangkan pada harga terendah selama tahun 2018. Profil Perusahaan PT Solidberjangka

Dua faktor yang kritis yang telah membuat tekanan jual yang paling besar adalah kuatnya dollar Amerika Serikat, dan kebijakan moneter mengenai normalisasi quantitative dari Federal Reserve saat ini.

Harga tertinggi dimana emas sempat diperdagangkan pada tahun ini terjadi selama minggu 9 April ketika emas berjangka diperdagangkan pada ketinggia US $ 1,370 per ons. Pada saat itu indeks dollar Amerika Serikat diperdagangkan pada 89, setelah membentuk suatu dasar dan support dari kerendahan yang dicapai pada akhir dari bulan Januari. Minggu lalu, indeks dollar Amerika Serikat menyentuh nilai tertinggi dalam tahun 2018 ketika diperdagangkan di ketinggian diatas 95, yang merupakan kenaikan sebanyak 6% dari awal tahun ini. Fasilitas Layanan Solidberjangka

Kuatnya dollar Amerika Serikat menjelaskan secara mayoritas mengapa harga emas mengalami penurunan pada tahun ini. Emas telah turun kira-kira 7.2 % dari ketinggian yang dicapai pada bulan April.

Pertemuan FOMC pada bulan ini memperlihatkan Federal Reserve yang lebih “hawkish” yang menciptakan tekanan jual tambahan. Walaupun sudah diantisipasikan secara luas bahwa the Fed akan menaikkan tingkat bunga yang keduanya pada tahun ini, tetapi mereka juga menjelaskan akan kemungkinan penambahan kenaikan tingkat bunga sebanyak dua kali lagi pada tahun 2018.

Pertengkaran saat ini antara Amerika Serikat dan Cina telah bergerak menuju perang dagang habis-habisan. Efek bersih terhadap dollar Amerika Serikat pada saat tarif mulai diberlakukan yang akan bisa memberikan indikasi arah kedepan dari harga emas. Sampai sekarang ini, pertengkaran yang sedang berlangsung dan pengumuman baru-baru ini dari European Central Bank telah memberikan efek menguatkan dollar Amerika Serikat. Alasan Anda memilih Kami Solidgold

Sebagaimana yang dilaporkan di dalam Market Watch, “Trader emas, namun, telah mengabaikan peristiwa yang mencemaskan (dari perang dagang) yang normalnya mendukung harga emas, dan fokus pada dollar Amerika Serikat yang menguat dan pada prospek dari kebijakan pengetatan dari bank sentral yang menguasai pasar negara berkembang”.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews