Rekomendasi Emas 09 – 13 Maret 2020: Volatilitas Tinggi Menuju Keatas $1,700. – Solid Gold

Solid Gold Lampung – Keuntungan emas yang besar ini bisa dihubungkan dengan pemangkasan tingkat suku bunga darurat oleh Federal Reserve dan juga sebagai akibat dari penurunan imbal hasil surat berharga Amerika Serikat dan turunnya indeks dollar Amerika Serikat. Metal kuning saat ini diperdagangkan saat ini pada perdagangan sesi Asia di $ 1,695 per ons, mewakili keuntungan 7 % dari harga pembukaan pada awal minggu lalu di $ 1,585. Ini adalah keuntungan mingguan terbesar sejak bulan Februari 2016.

Emas mengakhiri minggu lalu dengan keuntungan yang solid dan bisa tetap dibeli lebih banyak lagi pada minggu ini, jika ketakutan akan virus corona terus mendominasi sentimen pasar. Karena ketakutan bahwa kepanikan akan coronavirus bisa mendorong ekonomi Amerika Serikat ke resesi, the Fed bergerak keluar dari pengumuman regular yang biasa diskedulkannya untuk pertama kalinya sejak tahun 2008 dan menyampaikan pemangkasan tingkat bunga darurat sebesar 50 basis poin pada tanggal 3 Maret minggu lalu.

Sebagai akibatnya imbal hasil obligasi Amerika Serikat 10 tahun jatuh lebih dari 20 basis poin pada hari itu dan menyentuh rekor kerendahan di 0.65 % meskipun akhirnya naik kembali sedikit ke 0.746 %, mewakili penurunan sebesar 42.3 basis poin dalam seminggu. Sementara saat itu indeks dollar Amerika Serikat diperdagangkan pada 96.08 – turun 2 % sepanjang minggu lalu. Minggu ini kalender ekonomi kurang mengeluarkan indikator ekonomi yang berdampak. Kemungkinan pasar masih digerakkan terutama oleh keprihatinan akan terus meningkatnya wabah coronavirus yang baru diluar Cina.

Pandemic dari coronavirus belum menunjukkan tanda – tanda perlambatan. Selanjutnya, pasar sedang memperhitungan dalam harga penambahan 50 basis poin pada pertemuan tanggal 18 Maret. Jadi, ada alasan yang kuat untuk percaya bahwa emas dan assets “ safe – haven ” lainnya seperti Yen Jepang, Swiss Franc, dan Euro akan bisa terus mengalami kenaikan pada minggu ini sekalipun ditengah volatilitas yang tinggi. Consumer Index Price Amerika Serikat bulan Februari diskedulkan akan dirilis pada tanggal 13 Maret. Namun, para trader kemungkinan akan mengabaikan angka inflasi dan data makro ekonomi lainnya, jika coronavirus terus menyebar dengan kecepatan yang lebih cepat diluar dari Cina. Hanya suatu terobosan dalam riset coronavirus yang bisa membawa pergerakan yang positip di dalam sentimen pasar yang lebih luas dan melemahkan permintaan dari “ safe – haven ”.

Para partisipan dalam survey emas mingguan dari Kitco News melihat emas akan naik pada minggu ini dengan terus berlanjutnya ketidakpastian. Ketakutan dan terus melemahnya dollar Amerika Serikat seharusnya membuat emas tetap berada pada jalur naik yang solid.

Dari 13 profesional pasar yang mengambil bagian di dalam survey Wall Street, 12 atau 92 % melihat emas akan naik pada minggu ini. Tidak ada yang memandang emas akan turun minggu ini, sementara 1 orang atau 8 % melihat harga emas akan bergerak “ sideways ”. Sementara, dari 1919 suara yang mengikuti polling online Main Street yang diadakan oleh Kitco News, sebanyak 1.395 suara atau 73 % melihat emas akan naik pada minggu ini. 284 suara yang lain atau 15 % berkata emas akan turun dan 240 suara atau 13 % netral.

Sementara sentimen pasar yang luas memandang emas akan naik pada minggu ini, namun secara tehnikal, grafik tehnikal harian menunjukkan pembeli yang sudah kelelahan dan kemungkinan akan terjadi koreksi dengan “ support ” terdekat berada pada $ 1,646 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $ 1,619 dan kemudian $ 1,569. Sedangkan “ resistance ” terdekat berada pada $ 1.696 yang apabila berhasil ditembus akan lanjut ke $ 1,719 dan kemudian $ 1,768.
Solid Gold

Sumber : vibiznews