Rekomendasi Harga Emas 27 April – 1 Mei 2020: Bullish dari Segala Sisi – Solid Gold

Solid Gold Lampung – Kelihatannya setiap kali ada koreksi turun sedikit saja, muncul pembelian terhadap emas. Membeli dari bawah akan emas kelihatannya menjadi strategi para trader dan investor sekarang ini.

Lingkungan saat ini baik untuk emas karena stimulus datang dari setiap sudut dunia. Neraca Negara – negara berkembang. Level hutang meningkat dan belanja pemerintah naik. Semua ini adalah faktor yang “ bullish ” buat emas.

Banyaknya data ekonomi yang buruk pada minggu lalu kelihatannya tidak terlalu banyak membuat pasar takut dan emas mengakhiri minggu lalu dengan naik lebih dari 2 % dalam seminggu, ditengah penurunan yang terjadi pada akhir hari Jumat, dimana emas berjangka Comex bulan Juni di perdagangkan di $ 1,736.00, turun 0.54 % secara basis harian pada hari Jumat.

Quantitative Easing yang tanpa batas bersamaan dengan stimulus fiskal secara global terus menekan tingkat bunga turun.

Di pasar minyak mentah, baru terlihat sedikit pemulihan yang baru mulai membuat sedikit kenaikan dalam inflasi, yang membuat tingkat bunga riil akan menjadi turun. Ini adalah tesis investasi utama bagi emas.

Sementara itu ada keprihatinan akan terjadinya gelombang kedua dari kasus coronavirus. Direktur CDC Amerika Serikat Robert Redfield mengatakan kepada Washington Post bahwa ada kemungkinan serangan virus corona pada musim dingin yang akan datang bisa lebih sulit daripada yang sekarang. Padahal minat investor terhadap emas sebagai assets “ safe – haven ” meningkat dengan merebaknya wabah Covid – 19 yang menekan outlook ekonomi global.

Selain itu juga masih belum jelas kapan ekonomi diseluruh dunia akan mulai kembali diaktifkan dan restriksi “ lockdown ” ditiadakan. Kekuatiran dampak dari “ lockdown ” akan sangat merusak ekonomi memberikan dorongan bagi naiknya harga emas.

Minggu ini akan ada dua event utama dari Amerika Serikat yaitu data GDP kuartal pertama Amerika Serikat dan pengumuman tingkat bunga dari Federal Reserve yang disertai dengan konferensi pers oleh Gubernur the Fed Jerome Powell.

Data dari GDP kuartal pertama akan menjadi preview dari apa yang sesungguhnya terjadi pada kuartal kedua ketika semua dampak dari” lockdown ” sudah mulai bekerja.

Meskipun dampak dari “ lockdown ” sehubungan dengan coronavirus belum mulai sampai dua minggu terakhir dari kuartal pertama, kelihatannya dampaknya akan cukup besar dengan perkiraan penurunan 3.5 % atas GDP kuartal pertama.

Hal ini akan menandakan kontraksi GDP pertama dalam 6 tahun dan yang lebih buruk masih akan datang pada kuartal kedua. Keprihatinan ini merupakan faktor “ bullish ” bagi emas.

Kenaikan harga emas akan terlebih dahulu mengetes harga emas di dalam kontrak berjangka Comex bulan Juni di $ 1,768 sebelum naik lagi ke $ 1,788 dan akhirnya mencoba menembus “ resistance ” yang solid di $ 1,800. Sebaliknya penurunan harga emas akan berhadapan dengan “ support ” terdekat di $ 1,730 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $ 1,700 dan kemudian $ 1,666.
Solid Gold

Sumber : vibiznews