SOLID GOLD – Risk Aversion Melanda Bursa Global, Dollar AS Sesi Asia 6 Juli Rally

SOLID GOLD LAMPUNG – Di awal perdagangan forex sesi Asia hari Rabu (6/7), pasar masih dikuasai oleh pergerakan kuat dari dollar AS dan yen Jepang melanjutkan pergerakan perdagangan sebelumnya setelah pernyataan pimpinan bank sentral Inggris menambah kekhawatiran pelaku pasar global. Terpantau pagi ini kondisi pasar keuangan global masuki perdagangan “risk aversion” atau menghindari perdagangan aset beresiko sehingga memilih aset safe haven seperti dollar AS, yen dan juga emas.

Gubernur bank sentral Inggris atau Bank of England (BOE) Mark Carney setelah melaporkan kondisi stabilitas keuangan tahunan Inggris Selasa (5/7) menyatakan memangkas anggaran cadangan penanggulangan krisis perbankan negeri tersebut dikarenakan ketidak pastian arah perekonomian negeri tersebut setelah Inggris keluar dari Uni Eropa. BOE memangkas anggaran cadangan tersebut dari 0,5 % menjadi 0 %. Sikap bank sentral salah satu negara ekonomi kuat kawasan Eropa ini membuat pasar memilih memburu safe haven.

Kondisi pasar keuangan global yang tidak menentu ini membuat harga komoditas selain safe haven juga anjlok khususnya harga minyak mentah yang jatuh ke posisi harga terendah dalam 10 hari terakhir. Akibatnya penyokong dari kurs komoditas ini membuat kurs aussie, dollar Canada dan kiwi dollar kehilangan tenaga melawan dollar AS.

Untuk pergerakan hari ini, pergerakan dollar AS berusaha menerima sentimen positif dari risalah pertemuan FOMC bulan lalu selain data ekonomi yang dirilis yaitu data service PMI oleh survey pemerintah atau ISM dan juga survey Markit. Data ekonomi yang dirilis semalam sangat mengecewakan oleh data pesanan pabrik AS bulan Juni yang kontraksi cukup dalam dari yang diharapkan dan juga periode sebelumnya.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia pagi ini naik 0,2 % setelah dibuka pada posisi 96,13 dan bergulir pada posisi 96,38. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS menguat hingga 0,7 %.
SOLID GOLD LAMPUNG

Sumber : Vibiznews