SOLIDGOLD – Dollar Amerika Serikat Bisa Juga Dikalahkan, Terjun Dari Puncak 13 Tahun Lebih

SOLIDGOLD LAMPUNG – Indeks dollar yang mengukur kekuatan dollar Amerika Serikat terhadap enam mata uang utama kini bergerak di posisi 100.69, setelah di awal perdagangan sesi Asia dibuka pada kisaran 100,85 dan sesi sebelumnya ditutup pada kisaran 100.86

Dollar Amerika Serikat masih berada dalam arus penguatan sejak tahun 2003 terhadap enam mata uang lainnya pada hari Jumat. Penguatan ini merupakan reaksi atas kebijakan fiskal Donald Trump dan peningkatan optimisme pasar akan kenaikan suku bunga Amerika Serikat di bulan Desember 2016. Disamping itu, komentar pejabat The Fed juga turut ambil bagian dalam penguatan dollar Amerika Serikat ini.

Saat penulisan, dollar Amerika Serikat bergerak di kisaran 101.160 dengan level support di 100.917, dan resisten di 101.370.

Jumat 18 November 2016 lalu, para pejabat Federal Reserve juga memberikan pendapatnya terkait penguatan dollar Amerika Serikat ini. Pendapat James Bullard, salah satu pejabat The Fed merujuk kepada optimisme kenaikan suku bunga Amerika Serikat dipicu oleh ekspektasi akan adanya kenaikan laju inflasi. Komentar serupa juga disampaikan oleh pejabat The Fed lainnya, Esther George yang mengatakan bahwa sebaiknya kenaikan suku bunga dilakukan secepat mungkin untuk menghindari volatilitas harga yang tinggi, namun dilakukan bertahap untuk menghindari overheat perekonomian. Selanjutnya para investor akan menantikan pidato salah satu gubernur The Fed, Jerome Powell terkait sektor perdagangan global pada hari Sabtu 19 November 2016 pagi pukul 09.45 WIB.

Tekanan profit taking yang mendera dollar Amerika Serikat hingga sejak awal sesi Asia perdagangan hari Senin (21/11) terus berlanjut hingga penutupan perdagangan sesi Amerika beberapa jam yang lalu. Setelah 10 hari perdagangan rally kencang dan mencapai posisi tertinggi dalam 13,5 tahun , dollar Amerika Serikat alami retreat pertama.

Harapan perekonomian Amerika Serikat lebih baik dibawah pemerintahan Trump dengan menaikkan belanja fiskal dan inflasi telah mendorong dollar Amerika Serikat melaju sangat kencang yang telah dimulai sejak hari pertama terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS terbaru. Selain itu sentimen Trumpeconomics juga memperkuat rencana Fed menaikkan suku bunganya akhir tahun ini.

Dan masuki perdagangan forex hari ini, dollar Amerika Serikat kembali tertekan sangat kuat dalam perdagangan USDJPY pasca gempa kuat di Jepang. Hingga sesi malam, katalis penggerak dollar Amerika Serkiat datang dari data existing home sales yang diperkirakan menurun dari periode sebelumnya.
SOLIDGOLD

Sumber : Vibiznews