SOLID GOLD BERJANGKA – Kentucky Fried Chicken diawali dari sebuah kios makanan berukuran kecil yang dikelola di belakang pompa bensin, namun kini menjelma menjadi salah satu raksasa waralaba ayam goreng berkat strategi bisnis yang kuat dan mumpuni. Bahkan, rasa khas ayam goreng KFC ini sering menjadi acuan berbagai usaha sejenis, dan ditiru oleh pedagang ayam goreng kaki lima di Indonesia (misalnya yang kerap menjajakan dagangannya dengan nama plesetan seperti ‘Kentaki.’). Apa yang membuat KFC begitu berpengaruh dalam industri ayam goreng waralaba?

Jawabannya adalah karena penerapan strategi bisnis unggulan yang konsisten dan cermat, yang terus dilakukan walaupun ada begitu banyak pesaing yang muncul, baik waralaba yang sudah mendunia walaupun yang sifatnya nasional (dalam artian hanya beredar di Amerika Serikat).

Strategi Bisnis Unggulan KFC

Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai strategi bisnis unggulan KFC yang secara konsisten terus menerus dilakukan dan dikembangkan untuk menghadapi persaingan bisnis waralaba yang semakin ketat.

  • Keunikan Produk: Resep Rahasia Ayam Goreng Sanders

Pemrakarsa KFC yang dijuluki Colonel Sanders tadinya baru memulai usaha penjualan ayam gorengnya di pompa bensin, namun kemudian kelezatan ayamnya menyebar dari mulut ke mulut karena resep ayam gorengnya yang terdiri dari 11 macam bumbu. Ini merupakan salah satu langkah yang paling sering disarankan dalam strategi bisnis yaitu menonjolkan keunikan produk yang tak dimiliki produk serupa.

Bahkan, hingga kini, resep rahasia ayam goreng KFC dijaga dengan ketat hingga sampai disediakan tempat penyimpanan khusus untuk catatannya. Menjaga keunikan rasa menu serta konsistensinya selama bertahun-tahun akan membentuk jaringan pelanggan baru sambil terus merangkul pelanggan setia.

  • Pemilihan Strategi Harga Produk

Salah satu keunikan KFC adalah di tiap lokasi restorannya selalu ada paket makanan atau menu murah, misalnya paket nasi dan lauk yang hanya sekian ribu rupiah, menu super murah dan sebagainya. Paket harga istimewa ini ada yang dijadikan paket tetap dan ada yang dirotasi aatu terus dimodifikasi. Dengan demikian, setiap pembeli akan selalu memiliki alternatif menu murah setiap kali makan.

  • Lokasi yang Tepat

Setiap lokasi waralaba KFC selalu dipilih sedemikian rupa sehingga bisa dengan mudah dijangkau masyarakat, terlihat dengan jelas dari tempat-tempat umum dan dapat diakses siapa saja. Lokasi yang tepat akan selalu menentukan kesuksesan sebuah bisnis, terutama bisnis yang memiliki tingkat persaingan tinggi seperti bisnis penjualan makanan.

  • Memiliki Diversifikasi Produk

Diversifikasi atau keberagaman produk mutlak dimiliki agar suatu bisnis makanan tidak menjemukan sekaligus dapat menjangkau berbagai lapisan konsumen. Misalnya, KFC tidak hanya menjual ayam goreng, namun juga produk sampingan yang cocok dengan hidangan ayam seperti kentang goreng, nasi, sup dan perkedel. KFC juga bahkan menambahkan produk variasi yang tidak melenceng dari menu utamanya, misalnya spaghetti, hamburger dan roti isi yang tetap menggunakan potongan ayam KFC.

Diversifikasi produk ini bisa terlihat dari cabang KFC di negara lain. Di India yang banyak komunitas vegetariannya, KFC membuat produk roti isi vegetarian. Di negara Timur Tengah, ada falafel isi ayam. Jadi, variasi produk disesuaikan dengan konsumennya.

Yang tak kalah pentingnya, strategi bisnis KFC tidak mengandalkan saling jegal. KFC bahkan tak ragu mengeluarkan modal untuk bermitra dengan pebisnis dan usaha lain, misalnya dengan Pepsi, 7-Up, Mirinda dan Milo agar bisa memperluas jangkauan pemasaran sekaligus mendapat keuntungan ekstra.