Tim Catur Indonesia Masih Miliki Peluang Dapatkan Tiket ke Piala Dunia – PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Kesempatan Tim Indonesia untuk meraih tiket menuju Piala Dunia Catur masih terbuka. Hal tersebut diungkapkan R. Artsanti Alif, Chief de Mission tim catur Indonesia ke Asian Chess Championship Fide Zone 3.3. Hasil pertandingan pada ronde kedelapan berhasil menempatkan pecatur putri Indonesia, WGM Aulia Medina Warda ke posisi ketiga klasemen sementara dan menempatkan GM Susanto Megaranto pada posisi kedua.

“Setelah pertandingan lebih dari lima jam, GM Susanto berhasil meraih kemenangan dari FM Nasanjargal Urtnasan (Mongolia, 2482),” ujar Artsanti yang juga menjabat sebagai Head of Social Investment JAPFA, dalam siaran persnya. “Sedangkan WGM Medina mengalahkan rekan senegaranya WIM Chelsie Monica,” kata dia.

Menurut Artsanti kemenangan GM Susanto membuka kemungkinan Indonesia bisa mengirimkan pecaturnya ke piala dunia catur yang akan berlangsung pada September hingga Oktober 2019 di Rusia. Namun tiket tersebut dapat dicapai jika keduanya bisa memenangkan pertandingan di babak terakhir.

“Untuk mendapatkan tiket menuju Chess World Cup 2019 perlu diperjuangkan dengan kerja keras oleh Susanto. Sedangkan untuk Medina, perlu meraih kemenangan dan perebutan penguasa klasemen masih sangat tergantung hasil pertandingan lawan terdekatnya, IM Munguntul dari Mongolia,”imbuhnya.

Babak Terakhir

Pertandingan babak terakhir akan menjadi pertandingan yang tidak kalah seru. Tiket untuk memasuki piala dunia akan diberikan kepada dua teratas di klasemen putra dan rangking pertama klasemen putri. GM Susanto perlu mempertahankan posisinya agar tidak tergeser oleh pecatur lain.

“GM Susanto mengantongi point 6, hanya berjarak setengah point dari penguasa klasemen, Gan-Erdene Sudar dari Mongolia,” Ujar Kristianus Liem, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PERCASI. “Sedangkan WGM Aulia Medina berada di posisi ketiga dengan point 6 dan lagi-lagi selisih satu point dengan penguasa klasemen sementara, WFM Munkhzul Turmunkh yang juga dari Mongolia,” ujarnya.

Menurut Kris tiket bisa didapatkan jika GM Susanto Megaranto dapat memenangkan babak kesembilan. Hal senada juga akan menjadi pekerjaan rumah berat untuk WGM Aulia Medina yang harus memenangkan pertandingan dengan penguasa klasemen sementara, WFM Munkhzul Turmunkh.

“Meskipun Medina menang, tetap harus melihat hasil pertandingan lawan terdekat di klasemen antara IM Munguntul Batkhuyag dengan WGM Hoang Thi Bao Tram, ujar Kris. “Apabila nanti mendapatkan point sama, maka akan dilaksanakan dwitarung antara kedua pecatur,” kata dia. Hasil pertandingan babak ke delapan, bagi Indonesia diwarnai dengan dengan empat kemenangan.

Dua diantaranya dari pertarungan antar rekan senegara. IM Priasmoro Novendra menang melawan Surya Wahyudi dan WGM Aulia Media menang melawan WIM Chelsie Monica. Sedangkan IM Irene berhasil melawan pecatur wanita dari Filipina WGM Frayna Janelle yang pernah diundang untuk bertanding di Indonesia berduel dengan WGM Medina tahun lalu.

“Babak kesembilan akan menjadi pertarungan antara pecatur Indonesia dengan pecatur Mongolia,” ujar Kris. “GM Susanto akan melawan IM Bilguun Sumiya dengan elo rating 2488 dari Mongolia. Sedangkan WGM Medina akan berhadapan dengan WFM Munkhzul Turmunkh,” ujar Kris. Pecatur putri Indonesia lainnya akan menghadapi pecatur dari mongolia.

IM Irene akan berhadapan dengan WFM Altantuya Boldbaatarsedangkan WIM Chelsie Monica akan berhadapan dengan WFM Yanjinlkham Bayarsaikhan. “Sedangkan di kelompok putra, Surya Wahyudi akan berhadapan dengan Anand Batsukh dan IM Priasmoro Novendra akan berhadapan dengan FM Tugstumur Yesuntumur. ujar Kris. “Lawan yang tidak boleh diremehkan dengan memiliki kemampuan yang harus diperhitungkan. Untuk memperoleh kemenangan harus fokus dan tidak boleh meremehkan kemampuan lawan,” katanya. – PT SOLID GOLD BERJANGKA

sumber : merdeka