SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Bursa Saham di Tokyo jatuh setelah yen menguat, karena investor menimbang kecepatan yang lebih lambat dari kenaikan tarif di AS sambil menunggu keputusan kebijakan moneter dari Bank of Japan.

Indeks Topix merosot 0,8 persen menjadi 1,266.54 pada 09:46 di Tokyo. Yen naik 0,4 persen menjadi 105,60 per dolar, setelah empat hari keuntungan, karena Federal Reserve menahan diri dari menaikkan biaya pinjaman bulan ini dengan Ketua Janet Yellen mengutip ketidakpastian atas referendum yang akan diselenggarakan di Inggris pada tanggal 23 Juni mendatang. Fokus sekarang beralih ke keputusan BOJ mengenai stimulus pada hari Kamis ini.

Di Jepang, ekonom menantikan keputusan apakah Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan meningkatkan stimulus atau tidak. Data ekonomi sejak pertemuan kebijakan terakhir pada 28 April menunjukkan ekonomi masih sedang berjuang, dengan data terbaru dari produk domestik bruto yang menunjukkan bahwa sektor investasi bisnis dan belanja pribadi masih lemah. Harga konsumen jatuh lagi, menyebabkan target inflasi sebesar 2 persen sulit untuk dicapai.

Semua kecuali dua dari 33 kelompok industri pada indeks Topix jatuh. Nikkei 225 Stock Average kehilangan 0,7 persen menjadi 15,815.70.

Harga saham produsen karet memimpin penurunan di Topix, dengan Yokohama Rubber Co jatuh paling buruk, tenggelam 4,5 persen.

Eksportir termasuk pembuat mobil dan produsen alat listrik juga menyeret Topix kelevel yang lebih rendah dikarenakan yen membebani prospek keuntungan mereka. Isuzu Motors Ltd turun 3,4 persen dan Nissan Motor Co turun 3,3 persen. Sementara Japan Steel Works Ltd naik terbaik, menambahkan 2,2 persen. [SOLID GOLD BERJANGKA]

http://vibiznews.com/2016/06/16/topix-anjlok-08-persen-menjadi-1265-54-jepang-tunggu-keputusan-boj/